Breaking News:

News Video

TPL dan Masyarakat Persoalkan Status Lahan, Bupati Toba Turun Lapangan

Bupati Toba Poltak Sitorus bersama dengan Forkopimda Toba terjun ke lokasi sengketa antara PT TPL dengan masyarakat di Desa Parsoburan Barat

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Bupati Toba Poltak Sitorus bersama dengan Forkopimda Toba terjun ke lokasi sengketa antara PT TPL dengan masyarakat di Desa Parsoburan Barat, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba.

Persoalan batas-batas bakal menjadi fokus perhatian Forkopimda Toba agar terhindar dari beragam permasalahan lahan yang bahkan bisa memenjarakan masyarakat sekitar akibat laporan TPL ke APH.

"Kita sekarang ada di Tungko Nisolu, sengaja datang ke sini untuk menindaklanjuti apa yng sudah kita bahas di Pemkab Toba. Salah satunya, harus ditindaklanjuti soal batas-batas. Supaya jelas, tidak diasumsikan," ujar Bupati Toba Poltak Sitorus, saat berada di Kantor Desa Parsoburan Barat, Selasa (22/11/2022).

"Hari ini kita bertemu langsung dengan masyarakat memastikan kita melakukan hal itu. Jadi, untuk Pak Dirman, yang pertama kita pastikan dulu apakah lahan itu milik masyarakat atau lahan konsesi," sambungnya.

Hingga saat ini, Bupati Toba masih berharap adanya perdamaian antara kedua belah pihak; masyarakat dan PT TPL.

"Kita minta, agar perdamaian. Kita upayakan agar kedua belah pihak bisa berdamai. Saat ini, pihak Dirman sedang banding," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bagaimana proses peninjauan tapal batas di lokasi. Pasalnya, hingga saat ini, sejumlah lahan di kawasan tersebut menjadi akar masalah antara pihak masyarakat dengan PT TPL.

"Kita tidak ingin ketidakadilan di sini. Maka dapat nanti kita hitung lagi apakah benar luasnya itu 141 hektar," pungkasnya.

(cr3/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved