Kumpulan Doa
Bacaan Surat At-Tin 8 Ayat, Arab Latin Lengkap Beserta Keutamaannya
Pada surat ini pula, Allah SWT berfirman bahwa Ia memuliakan manusia dengan menciptakannya dalam bentuk yang sebaik-baiknya dari makhluk lain.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM - Surat At-Tin merupakan surat ke 95 dalam Al-Qur’an dan tergolong sebagai surat Makkiyah.
Disebut surat Makkiyah lantaran At-Tin ini diturunkan di kota Mekkah.
Allah SWT bersumpah atas empat hal dan At-Tin ini, empat hal itu diantaranya yakni demi buah tin, demi buah zaitun, demi bukit Sinai, dan demi kota Makkah yang aman.
Dinamakan At-Tin lantaran pada surat ini Allah bersumpah pada permulaan surat dengan "Wat-Tin waz-Zaitun" dimana dalam keduanya terdapat banyak kebaikan, manfaat, dan keberkahan.
Buah Tin dan buah zaitun merupakan dua buah yang memiliki banyak manfaat dan ada baiknya jika menanam kedua buah ini.
Pada surat ini, disebutkan bahwa Kota Mekkah merupakan kota yang paling mulia dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal disana.
Pada surat ini pula, Allah SWT berfirman bahwa Ia memuliakan manusia dengan menciptakannya dalam bentuk yang sebaik-baiknya dari makhluk lain.
Hal ini tercantum pada ayat keempat.
Allah SWT memuliakan seorang muslim ketika umurnya diperpanjang. Bahkan ketika seorang hamba sudah menginjak usia tua, amalannya sebagai umat muslim tetap dicatat seperti ketika ia masih muda. Allah SWT juga terus memberikan kebaikan dan menjauhkan manusia dari setiap kejahatan dan kemunkaran.
Baca juga: Bacaan Surat Al Kahfi, Miliki Keistimewaan Luar Biasa yang Penting Diketahui
Bacaan Surat At-Tin:
وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ
Wat tiini waz zaituun
1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
وَطُورِ سِينِينَ
Wa tuuri siniin
2. demi gunung Sinai,
وَهَٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ
Wa haazal balad-il amiin
3. dan demi negeri (Mekah) yang aman ini,
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
Laqad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim
4. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
ثُمَّ رَدَدْنَٰهُ أَسْفَلَ سَٰفِلِينَ
Thsumma ra dad naahu asfala saafiliin
5. kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ
Ill-lal laziina aamanuu wa 'amilus saalihaati; falahum ajrun ghairu mamnuun
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱلدِّينِ
Fama yu kaz zibuka b'adu bid diin
7. Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?
أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَٰكِمِينَ
Alai sal laahu bi-ahkamil haakimiin
8. Bukankah Allah hakim yang paling adil?
Baca juga: Baca Surat Al Mulk dan Yasin, Amalan Penolong Orangtua di Alam Kubur, Ini Cara Mengamalkannya
Keutamaan Surat At-Tin:
1. Sebagai Bentuk Rasa Syukur
Surat At-Tin berisi perintah untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan manusia dan alam semesta dengan sempurna. Oleh karena itu, manusia harus selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT tersebut.
Cara bersyukur kepada Allah adalah dengan menerima apapun ketentuan yang Allah SWT berikan. Dengan bersyukur, maka kita segala sesuatu yang terjadi dalam hidup, baik itu suka maupun duka.
2. Diciptakan dengan sempurna kemudian dimasukkan ke neraka
Pada ayat pertama, manusia diciptakan dalam bentuk yang sempurna dan dapat diartikan sebagai ciptaan yang paling baik. Menurut tafsir Mujahid, Abul Aliyah, Al Hasan Al Bashri, dan Ibnu Zaid, manusia yang diciptakan sempurna akan masuk neraka.
Manusia akan masuk neraka karena keengganannya untuk taat dan memilih durhaka kepada Allah.
Sementara tafsir pada Al-Qur'an menjelaskan bahwa tidak semua manusia masuk Neraka, tetapi sebagian manusia akan selamat dari siksa Neraka. Mereka adalah orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berbuat baik.
3. Memperoleh Pahala yang tidak terputus
Keutamaan lain dari surat At-Tin adalah mengajarkan bahwa pahala tidak pernah berhenti bagi mereka yang berbuat baik setiap hari sejak kecil sampai mati.
4. Mengajarkan cara mengontrol diri
Surah At-Tin memiliki keutamaan mengajarkan manusia untuk mengendalikan diri agar manusia terhindar dari segala perbuatan keji dan jahat.
Surat At-Tin juga memerintahkan umat manusia untuk selalu bertakwa, beriman dan selalu beramal saleh. Dalam Islam, pengendalian diri disebut mujahadah an nafs.
Pengendalian diri sama halnya dengan pengendalian diri dalam menghadapi hawa nafsu, emosi dan hal-hal lain yang akan berdampak buruk bagi kehidupan manusia.
(cr31/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Zikir-Doa-Al-Quran.jpg)