Hukum dan Kriminal

Kematian Prada Indra Mirip Kasus Brigadir J : Peti Digembok Hingga Luka Sayat di Tubuh

Kasus kematian prajurit TNI AU Prada Muhammad Indra Wijaya menjadi sorotan publik usai ditemukannya sejumlah kejanggalan

TRIBUN-MEDAN.COM- Kasus kematian prajurit TNI AU Prada Muhammad Indra Wijaya menjadi sorotan publik usai ditemukannya sejumlah kejanggalan

Dilansir Kompas.com, Kejanggalan bermula saat keluarga dikabari bahwa Prada Indra tewas akibat dehidrasi setelah main futsal.

Saat jenazah Prada Indra tiba, keluarga diminta langsung menguburkan jenazah setelah diantarkan dari Biak, Papua ke rumah duka di Tangerang.

Anehnya, jenazah Prada Indra dibawa ke rumah duka menggunakan peti yang digembok tanpa kunci.

Perwira TNI AU yang ditugaskan mendampingi proses pengantaran jenazah pun mengaku tak dibekali kunci untuk membuka peti tersebut.

Setelah peti berhasil dibuka paksa, keluarga pun mendapati kepala Prada Indra mengeluarkan darah. 

Selain itu, didapati pula luka lebam dan diduga sayatan di bagian dada hingga perut Prada Indra.

Namun saat keluarga bertanya, Mayor Rianto, anggota TNI AU yang mengantar jenazah Prada Indra menolak memberikan penjelasan soal penyebab luka di tubuh almarhum.

Adapun keluarga mengatakan Prada Indra sempat bercerita bahwa dirinya akan berkumpul dengan senior sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Selengkapnya tonton video :

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved