News Video

Gubernur Edy Rahmayadi Tampak Kesal saat Hadiri Upacara Peringatan Hari Guru di Lubuk Pakam

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Guru tingkat Provinsi Sumatera Utara di lapangan alun-alun Pemkab Deli Serdang di Lubuk Pakam

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN. com, DELISERDANG - Pelaksanaan upacara peringatan Hari Guru tingkat Provinsi Sumatera Utara di lapangan alun-alun Pemkab Deli Serdang di Lubuk Pakam mendapat evaluasi dari Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi Sabtu, (26/11/2022). Edy kecewa karena pada saat suasana upacara terdengar kebisingan dari mana-mana. Atas hal itu Edy pun meminta agar kedepannya hal-hal tersebut tidak lagi terjadi.

Protes mantan Pangkostrad itu disampaikan usai dirinya membacakan isi pidato dari Menteri Pendidikan, Nadiem Anwar Makarim. Disebut pada saat pelaksanaan upacara harusnya bisa berjalan lebih hikmat lagi.

" Terkhusus kepada peserta upacara baik yang undangan maupun yang berada di depan upacara di belakang pemimpin upacara, pada saat upacara-upacara begini hikmat, saya tak mau ada suara-suara di luar ketentuan-ketentuan yang berlaku, "ucap Edy Rahmayadi dengan kesal.

Ketika itu Edy juga sempat menyindir keberadaan orang-orang yang di belakangnya. Dianggap tidak seharusnya suara bising terdengar pada momen upacara.

" Terkhusus untuk yang ada di belakang saya. Acara sedang berjalan di belakang begitu ramai mengobrol dan ini ciri khas yang segera harus kita perbaiki dengan kebesaran-kebesaran guru guru kita memberikan contoh tauladan kepada kita semua, "kata Edy Rahmayadi.

Sebelum menyinggung soal kebisingan ini terlebih dahulu Edy mengomentari tim pengibar bendera. Dianggap kalau dalam hal ini ada yang harus diperbaiki.

" Sebagai evaluasi kita, saya bangga dan apresiasi dengan pengibar bendera yang baru sama kita saksikan. Tapi perlu kita ikuti prosedur-prosedur yang benar. Untuk itu nanti protokol lakukan evaluasi dan lakukan perbaikan untuk kesempurnaan dimasa masa berikutnya, "ucap Edy Rahmayadi.

Pelaksanaan upacara peringatan hari guru tingkat Provinsi di Kabupaten Deli Serdang ini dihadiri oleh ribuan peserta. Selain kalangan guru juga dilibatkan para siswa/siswi setingkat SMA sederajat. Sebagian dari mereka datang dengan mengenakan kostum beragam etnis budaya. Selain itu hadir juga kalangan pejabat daerah sampai pejabat Provinsi.

Awal mulai berjalan upacara berlangsung begitu hikmat. Namun karena cuaca juga semakin panas dan terik matahari semakin menyengat banyak saat itu mulai gelisah. Termasuk dalam hal ini barisan orang-orang yang berada di area pendopo. Meski Gubernur Edy sempat mengomentari soal pelaksanaan upacara ini namun demikian Edy tampak riang ketika melihat pertunjukkan dari para siswa/siswi setingkat SMA sederajat.

Bersama dengan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan dan Wakil Bupati M Ali Yusuf Siregar mereka menikmati tarian 8 etnis suku. Edi dan Ashari juga sempat ikut menari kecil ketika ada sekolah yang mempertunjukkan keahliannnya bermain musik dengan angklung. Pada momen ini Edy Rahmayadi juga sempat memberikan penghargaan kepada perwakilan guru yang berprestasi yang sudah lama mengabdi.

Kehadiran sosok Edy Rahmayadi di acara ini juga sempat membuat kalangan guru berebut untuk dapat berfoto bersamanya. Beberapa guru bahkan ada yang sempat menerobos barisan pengaman hanya untuk bisa berfoto bersama dengannya.

(dra/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved