Demo Warga Desa Perdamean

BREAKINGNEWS Hukuman Kades Cabul Bakal Berakhir, Warga Kembali Demo Kantor Bupati Deliserdang

Warga kembali menggeruduk kantor Bupati Deliserdang, minta Kepala Desa Perdamean tidak lagi menjabat

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,LUBUKPAKAM- Warga Desa Desa Perdamean, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang kembali melakukan aksi di kantor Bupati Deliserdang, Senin (28/11/2022).

Aksi ini terkait masa hukuman Kepala Desa Pardamean berinisial THS, yang sudah mau habis.

THS sebelumnya melakukan perbuatan zina dengan istri warganya sendiri.

Baca juga: Sempat Viral, Pemkab Deliserdang Evaluasi Pemberian Sanksi Pemberhentian Sementara Kades Perdamean

Atas hal tersebut, warga meminta agar THS tidak lagi menjabat sebagai Kepala Desa Perdamean

Saat melakukan aksi, warga juga datang dengan membawa alat pengeras suara.

Mereka datang dengan membawa poster dan spanduk dengan beragam tulisan kecaman. 

"Kami tidak mau dipimpin sama Kades seperti dia. Warganya saja dimakannya," teriak massa.

Baca juga: Bupati Ashari Angkat Bicara Atas Sanksi Pemberhentian Terhadap Kades Perdamean

Terlihat saat itu kalangan emak-emak yang tampak begitu semangat menyuarakan aspirasi. Mereka saling bergantian untuk berorasi dengan bahasa yang sederhana. 

Koordinator lapangan, Irfan menegaskan permintaan massa saat ini tidak banyak.

Mereka hanya menuntut agar Bupati Deliserdang dapat mengeluarkan SK pemberhentian tetap terhadap Kades mereka itu.

Warga menilai bahwa oknum Kades THS sudah tidak layak lagi memimpin di desa mereka. 

Baca juga: Baru 11 Hari Dilantik, Kades Perdamean Diberhentikan Setelah Dilapor Zinahi Istri Pengurus Masjid

"Dia sudah tidak pantas untuk memimpin di desa kami, karena beliau sudah melanggar kesusilaan. Kami yakin dan percaya pada Pak Bupati kalau tak ini akan ditanggapi serius karena dia juga sudah melanggar visi misi Pak Bupati yaitu visi religi," ucap Irfan 

Pada awal pekan lalu, Pemkab Deliserdang sudah melakukan evaluasi atas sanksi pemberhentian sementara yang sudah dijatuhkan oleh Bupati Ashari.

Hal ini lantaran menyadari kalau sanksi itu akan segera habis waktunya.

Baca juga: Menahan Tangis, Pengurus Masjid Ceritakan Istrinya yang Jadi Budak Pemuas Nafsu Pak Kades Perdamean

Pada aksi ini HS suami dari istri yang diselingkuhi oleh THS ikut datang ke kantor Bupati.

Ia merupakan Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). 

Sanksi pemberhentian sementara yang dijatuhkan Bupati Ashari Tambunan akan habis waktunya pada akhir bulan ini, karena berlaku selama enam bulan sesuai SK Bupati Deliserdang nomor 510 tahun 2022, tentang Pemberhentian Sementara Kades Perdamean yang dikeluarkan pada tanggal 31 Mei atau 11 hari jaraknya dari pelantikan Kades yang bersangkutan untuk yang ketiga kalinya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved