Kebakaran Bengkel Motor

Korban Kebakaran di Bengkel Motor Bertambah, Polisi Lakukan Pengusutan

Polsek Medan Tuntungan saat ini tengah menyelidiki kebakaran bengkel motor yang menewaskan empat orang

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Kapolsek Medan Tuntungan, AKP C Simanjuntak saat memberi keterangan soal insiden kebakaran bengkel motor 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Korban tewas kebakaran di rumah toko (ruko) yang dijadikan bengkel motor milik pria bernama Darwin Manurung di Jalan Letjen Jamin Ginting bertambah satu orang.

Saat ini, jumlah korban tewas dalam insiden kebakaran tersebut menjadi empat orang.

Korban tewas terakhir ialah anak kedua Darwin Manurung bernama Gryffin Nathaniel Manurung, berusia 5 tahun.

Baca juga: Grivin Manurung, Bocah 5 Tahun Korban Kebakaran Meninggal Dunia Siang Ini Usai Jalani Perawatan

Baca juga: RIP, Keluarga Manurung Berduka, 3 Orang Tewas Terjebak Api saat Kebakaran Bengkel Motor di Tuntungan

Bocah malang ini tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit dua hari karena luka bakar serius.

Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Ipda Elia Karo-karo mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran.

Kemarin Bid Laboratorium Forensik Polda Sumut juga turun ke lokasi membawa sejumlah barang bukti berupa gembok dan jaringan listrik.

Pengambilan sampel dan barang bukti untuk mengetahui penyebab awal kebakaran yang menewaskan empat orang didalamnya.

"Yang jelas sumber api masih dalam penyelidikan dan sudah ditangani Labfor Polda Sumut. Kita belum berani menyimpulkan, makanya kita lihat dulu dari mana sumber api," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Ipda Elia Karo-karo, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Baru Selesai Wisuda, Estrada Manurung Tewas Dalam Kebakaran Sambil Peluk Keponakan saat Dikepung Api

Baca juga: Tiga Orang Keluarga Manurung Tewas Dalam Kebakaran, Tetangga Bilang Begini

Elia mengatakan belum bisa memeriksa pemilik rumah karena masih trauma kehilangan seorang adik dan tiga anak kandungnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, saat kejadian rumah yang dijadikan tempat usaha bengkel itu digembok dari dalam.

Diduga saat kejadian korban sedang beristirahat sehingga ketika tersadar tak bisa lagi menyelamatkan diri melalui pintu depan.

Sementara korban memilih mencoba menyelamatkan diri ke kamar mandi karena akses satu-satunya hanya dari pintu depan.

"Yang jelas akibat luka bakar korban terakhir meninggal, parah luka bakarnya," katanya.

Sebelumnya, kebakaran hebat menewaskan tiga orang penghuni rumah di Jalan Letjen Jamin Ginting Medan, Sabtu 26 November lalu.

Baca juga: Ruko Terbakar, Ini Tiga Identitas Tiga Korban Tewas Keluarga Manurung pada Musibah Kebakaran

Baca juga: Yuni Manurung Pamer Pacar Tampan, Tak Mau Kalah dari Surya Manurung Beristri Cantik

Adapun korban tiga pertama bernama Estrada Manurung (23), adik pemilik rumah.

Kemudian tiga anak kandung pemilik rumah yakni Marintan Manurung (7), Damian Klemen Manurung anak (1,2 tahun) dan korban terakhir meninggal di rumah sakit anak kedua, Gryffin Manurung (5).(cr25/ tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved