Sumut Terkini

Pelaku Penikaman Karyawan Proyek Tol hingga Tewas di Stabat Ditangkap di Medan Marelan

Korban dihabisi nyawa oleh tersangka bernama Indra Maheda Harahap alias Iin (37) warga Gang Damai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
HO
Pelaku Indra Maheda Harahap alias Iin (37) warga Gang Damai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Langkat, Sumatera Utara, saat diamankan polisi, Senin (28/11/2022) malam.  

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Pelaku pembunuhan karyawan proyek pembangun jalan tol yang tewas di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berhasil diringkus polisi.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Langkat, Iptu Luis Beltrand saat dikonfirmasi wartawan Tribun Medan, Senin (28/11/2022).

"Iya benar sudah diamankan," ujar Luis.

Baca juga: PELAKU Pencopotan Label Bantuan Gereja untuk Korban Cianjur Diperiksa Polisi

Lanjut Luis, pelaku diamankan polisi di daerah Pasar V, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. 

"Pasar 5 Marelan bang," ujar Luis. 

Sedangkan itu, untuk informasi lebih lanjut Polres Langkat akan melaksanakan giat press release terhadap pengungkapan penangkapan pelaku yang direncanakan pada besok hari, Selasa (28/11/2022).

Diberitakan sebelumnya, warga yang bertempat tinggal di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak heboh. 

Pasalnya seorang pria bernama Iken Purpendi (42) karyawan pekerja pembangunan jalan tol warga Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VI, Tegal Rejo, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, tewas ditikam.

Korban dihabisi nyawa oleh tersangka bernama Indra Maheda Harahap alias Iin (37) warga Gang Damai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat.

Kejadian ini pun dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Langkat, AKP Joko Sempeno, Senin (28/11/2022).

"Pada, Senin (28/11/2022) sekitar pukul 08.30 WIB, Iken Purpendi datang kerumah Eka Maulina di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dan duduk di dalam rumahnya. Sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka Indra datang kerumah Eka yang mana tersangka Indra merupakan mantan suami Eka. Kedatangan tersangka untuk mengambil anaknya," ujar Joko.

Baca juga: Polisi Tetapkan Risman Harahap sebagai Pelaku Pembunuhan Wanita yang Jadi Mayat dalam Karung

Lanjut Joko, pada saat itu tersangka dan korban terjadi pertengkaran dan perkelahian. 

Alhasil, tersangka mengambil sebilah pisau dari dalam tas yang dibawanya, dan pada saat perkelahian tersebut tersangka menusuk punggung belakang sebelah kiri korban dengan sebilah pisau hingga korban terjatuh ke tanah.

"Berdasarkan keterangan Eka, menyatakan bahwasanya korban dibunuh dengan cara dicucuk," ujar Joko. 

Setelah menghabisi nyawa korban, tersangka langsung pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menggunakan sepeda motor.

"Saat ini jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Medan guna autopsi," ujar Joko.

(cr23/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved