Berita Sumut

Anak Korban Kecelakaan Tak Tahu Ibunya Pergi Melayat ke Pakpak Bharat, Sebelumnya Kerap Mimpi Buruk

Suasana duka menyelimuti rumah salah satu korban kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Dairi-Pakpak Bharat.

Tribun Medan/Alvi Syahrin Najib Suwitra
Suasana rumah duka Hetlina Lubis, di Desa Sumbul Kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi, Selasa (29/11/2022), salah satu korban kecelakaan minibus masuk jurang di Kabupaten Pakpak Bharat Senin kemarin. 

TRIBUN-MEDAN.com, DAIRI - Suasana duka menyelimuti rumah salah satu korban kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Dairi-Pakpak Bharat, tepatnya di Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat pada Senin (28/11/2022) kemarin.

Diketahui, korban meninggal dunia berjumlah 5 orang merupakan warga Desa Sumbul, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi.

Baca juga: Ini Identitas Para Korban Meninggal dan Luka-luka Kecelakaan Minibus Masuk Jurang di Pakpak Bharat

Salah satu jenazah yakni Hetlina Lubis (75) saat ini masih berada di rumah duka.

Isak tangis keluarga masih menyelimuti rumah duka.

Menurut keterangan anak korban, Luhut Sihombing (56), keluarga  merasa terpukul atas kepergian ibunda tercintanya.

Pasalnya, sebelunya, Luhut tidak mengetahui bahwa sang ibu akan berangkat ke Kabupaten Pakpak Bharat untuk menghadiri acara pemakaman yang berada di Kecamatan Salak.

"Saya merasa sedih sekali atas kepergian ibu saya. Saya tidak tahu kalau ibu saya berangkat ke (Kecamatan) Salak, " ujarnya, Selasa (29/11/2022).

Dirinya mengetahui sang ibu menjadi korban meninggal, setelah mendapat informasi dari pihak Puskesmas Sukaramai.

"Saya dapat informasi, langsung merinding badan saya. Lalu diantar sama mereka (pihak Puskesmas Sukaramai) semalam sekitar pukul 4 sore tiba di rumah duka," ungkapnya.

Luhut pun mengatakan, dirinya tidak mendapat firasat buruk setelah sang ibu diketahui pergi ke Pakpak Bharat.

Namun, dirinya mengaku sering mengalami mimpi buruk sebelum kejadian.

"Kalau firasat buruk tidak ada. Saya hanya sering mengalami mimpi buruk, seperti teringat terus kepada ibu saya, " sebutnya.

Baca juga: BREAKINGNEWS Hendak Melayat, Mobil Minibus Terjun ke Jurang di Pakpak Bharat, 5 Orang Tewas

Rencananya jenazah akan dimakamkan pada hari Kamis (1/12/2022) di belakang rumah mereka, tepatnya di samping kuburan sang suami yang sudah terlebih dahulu meninggal dunia.

"Ini kami masih menunggu anak kedua yang datang dari Bagan Batu, Pekanbaru," tutupnya

(cr7/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved