Pembunuhan

Indra Harahap Ditangkap setelah Bunuh Pria yang Bertamu ke Rumah Mantan Istri, Berikut Motifnya

Hanya butuh waktu kurang lebih 10 jam, pelaku pembunuhan yang menewaskan Iken Purpendi (42) pekerja proyek jalan tol ditangkap.

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Hanya butuh waktu kurang lebih 10 jam, pelaku pembunuhan yang menewaskan Iken Purpendi (42) pekerja proyek jalan tol yang tewas di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berhasil diringkus Polres Langkat.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok saat menggelar press release di halaman Polres Langkat, Selasa (29/11/2022).

"Polres Langkat bekerjasama dengan Jatanras Polda Sumut dan dibantu personel Polsek Stabat, berhasil menangkap pelaku pembunuhan bernama Indra Maheda Harahap alias Iin(37) di Kecamatan Stabat, yang video CCTV sewaktu kejadian viral di media sosial," ujar Danu.

Baca juga: Tangan Bocah SMP Nyaris Putus Dibacok Orang Tak Dikenal di Medan Labuhan, Berikut Kronologinya

Lanjut Danu, pelaku berhasil diamankan kurang lebih 10 jam atau kurang dari 24 jam sejak peristiwa penikaman tersebut terjadi.

"Pelaku ditangkap di daerah Marelan, Kota Medan, Senin (28/11/2022) sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku ke Kota Medan memang untuk melarikan diri," ujar Danu.

Kapolres Langkat ini pun menceritakan bagaimana pelaku Iin menghabisi nyawa korbannya.

"Pelaku menusuk korban dari belakang, tepatnya di punggung belakang kiri. Dan berdasarkan hasil autopsi korban, dengan kedalaman 18 sentimeter sedangkan panjang pisau lebih kurang 30 sentimeter. Ttusukan pelaku tepat mengenai jantung korban," ujar Danu.

Sedangkan itu, motif pelaku merasa sakit hati karena ucapan dari korban dan sempat cekcok dengan pelaku, karena pelaku tidak terima dengan kata-kata yang diucapkan korban.

Sehingga dilakukan penusukan terhadap korban. Kemudian pelaku dan korban tidak saling mengenal.

Baca juga: Cuma Modal KTP Warga Kota Medan Bisa Berobat, Wali Kota Bobby Tegaskan Berlaku per 1 Desember 2022

Dan korban Iken Purpendi sendiri ternyata merupakan warga Desa Dawuhan Sengon, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

"Korban pekerja jalan tol, bukan karyawan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI)," ujar Danu.

Atas kejadian ini, pelaku disangkakan Pasal 338, subsider 351 ayat 3 dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sementara itu, menurut keterangan pelaku, ia ditantang sama korban saat sebelum penikaman itu terjadi.

"Ditantang sama korban, ngapain kau nanyak-nanyak aku, aku siapa enggak perlu kau tanyak, kalau kau gak sor ayok main," ujar Indra sembari menirukan ucapan korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved