Viral Medsos

Ormas yang Viral Copot Label Bantuan Gereja, Punya Jejak Kaitan dengan ISIS

Ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) mendadak viral usai video pencabutan label gereja di tenda pengungsian korban gempa Cianjur beredar di media sosi

TRIBUN-MEDAN.COM- Ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) mendadak viral usai video pencabutan label gereja di tenda pengungsian korban gempa Cianjur beredar di media sosial

Pasalnya, berdasarkan hasil penyelidikan polisi, pelaku pencopotan label gereja tersebut bukanlah warga sekitar, melainkan para anggota ormas Garis.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan, Gerakan Reformis Islam (Garis) merupakan suatu organisasi yang digagas oleh Chep Hernawan pada 24 Juni 1998.

Tujuan dibentuknya Garis, menurut Chep Hernawan, adalah untuk menegakkan syariat Islam di Indonesia.
Chep Hernawan dikenal sebagai pengusaha kondang dari Cianjur, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan, Chep pernah mengklaim dirinya telah didaulat sebagai pemimpin regional ISIS di Indonesia pada 2014 lalu.

Kemudian ditahun yang sama, Chep Hernawan juga memberangkatkan 156 orang WNI ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Dalam penelitian yang berjudul "Gerakan Sosial dalam Transisi Demokrasi" karya Reza Rachmat Ramadhan (2016), menyebut, Garis kerap dikait-kaitkan dengan gerakan ISIS di Suriah.

Reza dalam risetnya menyebut sejumlah anggota Garis beberapa kali pernah dipanggil polisi karena diduga terlibat dalam aksi terorisme dan berkaitan dengan ISIS.

Selengkapnya tonton video :

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved