Hukum dan Kriminal

Tangis Bharada E Pecah Peragakan Cara Bunuh Brigadir J di Pengadilan

Dalam sidang lanjutan tersebut, terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E sempat diminta hakim memperagakan bagaimana ia menembak Brigadir J hingga meni

TRIBUN-MEDAN.COM- Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J HIngga saat ini terus bergulir di Pengadilan Jakarta Selatan

Dalam sidang lanjutan tersebut, terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E sempat diminta hakim memperagakan bagaimana ia menembak Brigadir J hingga meninggal dunia.

Saat menyanggupi permintaan hakim tersebut, Bhrada E tampak menangis sembari menceritakan detik-detik penembakan  Brigadir J.

Mulanya, Bharada E menceritakan saat di rumah Saguling ia diminta untuk menemui Sambo di ruang keluarga. Di sana ia melihat Sambo menitikkan air mata.

Sambo bertanya kepada Bharada E ihwal peristiwa di Magelang, Jawa Tengah. Namun, ia mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut.

Tak selang lama, istri Sambo, Putri Candrawathi datang dan duduk di samping suaminya.

Saat itulah Sambo menceritakan peristiwa yang menimpa Putri sembari menangis. Sambo menyebut Brigadir J telah melecehkan Putri di Magelang.

Lantas, Sambo meminta Richard untuk membunuh Yosua sebagaimana skenario yang telah disiapkan.

Mendengar skenario tersebut, Bharada E mengaku kaget dan takut. Namun, ia tidak bisa berkata apa-apa saat itu.

Selengkapnya tonton video :

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved