Breaking News:

Berita Sumut

TERNYATA Jalan Tol Siantar-Parapat Belum Dikerjakan, Masih Tahap Perencanaan

Adapun Seksi V (Siantar - Seribudolok) memiliki panjang 22,3 Km dan Seksi VI (Seribudolok - Parapat) memiliki panjang 16,1 Km.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Penampakan Exit Tol Serbalawan, yang merupakan ruas Trans Sumatera yang ditargetkan rampung pada Maret 2023 mendatang 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Progres konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera untuk ruas Siantar - Seribudolok dan ruas Seribudolok - Parapat hingga kini belum dikerjakan. Hal itu terlihat dari Laman Monitoring Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PuPR).

Adapun Seksi V (Siantar - Seribudolok) memiliki panjang 22,3 Km dan Seksi VI (Seribudolok - Parapat) memiliki panjang 16,1 Km. Kedua seksi ini baru akan ditargetkan rampung setelah tahun 2024 mendatang.

Sekretaris Perusahaan PT Hutama Marga Waskita, Ergy Pramadipta menjelaskan bahwa dua ruas ini memiliki keistimewaan tak hanya sebagai mobilitas di Sumatera Utara, namun juga mendukung aksesibilitas bagi Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba.

“Ruas dari Siantar sampai Parapat merupakan ruas dukungan dari Pemerintah, saat ini masih dalam proses perencanaan desain,” kata Ergy.

“Sebab tak hanya untuk memangkas waktu tempuh berkendara, pemerintah menaruh perhatian agar ruas seksi Siantar - Seribudolok dan Seribudolok - Parapat bisa meningkatkan traffic wisata di sekitar Danau Toba,” tambah Ergy.

Ergy juga menjelaskan bahwa ruas lainnya yaitu Seksi I (Tebingtinggi - Inderapura) sepanjang 20,3 Km dan Seksi II (Kuala Tanjung - Inderapura) sepanjang 18,05 Km beberapa saat lagi akan rampung dan bisa dinikmati masyarakat pada awal tahun 2023.

"Progress konstruksi Seksi I saat ini mencapai 96 persen, dan Seksi II mencapai 74 persen . Sampai akhir 2022 ini kami upayakan sebagian kedua ruas tersebut bisa digunakan sebagai jalur fungsional Nataru untuk mengurai kemacetan di jalan nasional," jelasnya.

Berdasarkan Monitoring BPJT selanjutnya, progres ruas Seksi III (Tebingtinggi - Serbelawan) sepanjang 30 Km tercatat progres pembebasan tanah mencapai 98 persen dan  konstruksi 62,68 persen. Ruas ini ditargetkan beroperasi pada Maret 2023.

Kemudian Seksi IV (Serbelawan - Siantar) sepanjang 28 Km, tercatat progres pembebasan tanah mencapai 81,97 persen dengan konstruksi 55 persen. Ruas ini ditargetkan beroperasi pada Juni 2023 mendatang. 

(Alj/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved