Berita Medan

Bos Judi Online Apin BK Coba Tipu Kapolda Irjen Panca Simanjuntak

Bos judi online Apin BK alias Jonni mencoba mengelabui Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak terkait pelariannya ke Singapura

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM - Bos judi online Apin BK alias Jonni mencoba mengelabui Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak terkait pelariannya ke Singapura.

Apin BK menyebut ia kabur sendiri pada 9 Agustus 2022, sementara temuan polisi Apin BK kabur bersama istrinya dengan duduk di kursi kelas bisnis.

"Bos gimana masih ngeles lagi," ucap Panca ke Apin BK.

Momen ini membuat wartawan tertawa, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pun sampai mengacungkan jempol.

Selengkapnya tonton video:

SITA ASET DI DANAU TOBA

Polda Sumut mengumumkan total aset yang disita dari bos judi online Apin BK senilai Rp 158 Miliar.

Aset di Danau Toba berupa kapal 21 jetski, dua speedboat dan satua kapal Yacht juga disita dengan nilai ditaksir Rp 5,8 miliar.

Tidak semua barang bukti dibawa ke Polda Sumut, sepadboat dan kapal Yacht masih berada di Samosir.

Selain kapal, Polda Sumut juga menyita 26 aset berupa bangunan rumah toko di Medan dan Deliserdang berjumlah Rp 153 miliar.

Saat ini pihaknya masih terus mengusut tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Apin BK.

Irjen Panca menjelaskan Apin BK dikenakan pasal berlapis yakni perjudian dan tindak pidana pencucian uang.

Untuk perjudian terhitung hari ini kasusnya sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Sumut.

Dalam perjudian, ada 16 tersangka yang diamankan termasuk Apin BK .

Mereka bekerja sebagai leader hingga operator.

Sementara kasus TPPU polisi masih terus mengusut kemana saja aliran uang hasil bisnis judi online ini.

Dalam TPPU polisi baru menetapkan Apin BK sebagai tersangka.

(cr25/ tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved