Breaking News:

News Video

Elon Musk Dinilai Tak Becus Kelola Perusahaan Twitter dan Seenaknya Sendiri

Elon Musk Diejek Mantan Pegawai Twitter, Sebut Tak Becus Kelola Perusahaan, Seenaknya Sendiri

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Elon Musk dinilai tak becus dalam mengelola perusahaan barunya yakni Twitter.

Hal tersebut disampaikan oleh mantan kepala kepercayaan dan keamanan Twitter Yoel Roth.

Ia mengatakan perusahaan media sosial itu tidak lebih aman di bawah pemilik baru Elon Musk.

Diketahui Roth telah mengundurkan diri pada bulan November.

Pengunduran diri itu karena perusahaan alias Twitter tidak lagi memiliki cukup staf untuk keselamatan kerja.

Kemudian, Roth sempat mencuit di Twitter terkait beberapa langkah yang salah diambil oleh Elon Musk.

Roth juga mengatakan Twitter di bawah Musk mulai menyimpang dari kepatuhan pada kebijakan yang tertulis.

Bahkan Musk kerap memutuskan sesuatu hal secara sepihak.

Satu di antaranya kebijakan perubahan langganan premium Twitter Blue.

Kebijakan tersebut memungkinkan pengguna membayar tanda centang terverifikasi di akun mereka.

Roth juga mengatakan bahwa Twitter keliru dalam membatasi penyebaran.

Namun dia membela keputusan Twitter untuk menangguhkan Donald Trump secara permanen.

Pasalnya ada risiko hasutan kekerasan lebih lanjut setelah kerusuhan di US Capitol.

Diketahui Roth merupakan seorang veteran Twitter.

Ia bertugas mengarahkan platform media sosial melalui beberapa keputusan penting.

Termasuk langkah menangguhkan secara permanen pengguna Twitter paling terkenal yakni Donald Trump.

Saat Roth mengundurkan diri, lantas setengah staf dari perusahaan tersebut ikut keluar dari kepemimpinan Musk.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mantan Kepala Keamanan Twitter: Elon Musk Seenaknya Sendiri, Twitter Mulai Menyimpang",

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved