Breaking News:

Pelaporan ke Propam

Kapolsek Talun Kenas Dilaporkan ke Propam Mabes Polri, AKP Hendra: Sudah Tahu

Kapolsek Kutalimbaru, AKP Hendra Nata Sastra Tambunan dilaporkan ke Propam Mabes Polri karena dituduh tidak profesional dalam bekerja

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
HO
Kapolsek Talun Kenas dilaporkan ke Propam Mabes Polri 

TRIBUN-MEDAN.COM,LUBUKPAKAM- Kapolsek Talun Kenas, AKP Hendra Nata Sastra Tambunan dilaporkan ke Propam Mabes Polri oleh Alamsyah.

Alamsyah adalah kuasa hukum dari Jonathan Sitepu alias Jona dan Nurdin alias Iwan Aceh, buruh tani yang sebelumnya dituduh melakukan pencurian, tapi divonis onslag atau lepas dari tuntutan hukum oleh hakim PN Lubukpakam pada Kamis, 27 Oktober 2022 lalu.

Dalam laporannya, Alamsyah tidak hanya mengadukan AKP Hendra Nata Sastra Tambunan saja.

Baca juga: Oknum Penyidik Polda Bali Dilaporkan Jessica Iskandar ke Propam Mabes Polri

Ia juga melaporkan Iptu Nasrul selaku Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas kala itu, dan Bripka Tarkelin Tarigan selaku penyidik.

Kapolsek Talun Kenas, AKP Hendra ketika dikonfirmasi tak memberikan komentar banyak.

Dia mengaku sudah tahu dirinya dilaporkan ke Propam Mabes Polri

"Sudah tahu bang (saya dilaporkan ke Propam Mabes Polri)," tulis Hendra menjawab pertanyaan, Kamis (1/12/2022).

Terpisah, Alamsyah mengatakan bahwa AKP Hendra dan anggotanya tidak profesional dalam bertugas dan telah melakukan penyalahgunaan wewenang. 

Baca juga: Tanggapan Novel Baswedan Soal AKP M Fajar yang Ditangkap Propam Mabes Polri Terkait Judi Online

Ia mengatakan, pada saat kliennya diproses di Polsek Talun Kenas, penyidik melarang pelaku didampingi oleh pengacara saat pengisian BAP.

Alamsyah mengatakan polisi memaksa pelaku menggunakan pengacara prodeo. 

Dalam kasus ini, kliennya dijerat pasal pencurian dengan pemberatan 363 ayat 1 dan 4 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Kami juga enggak dikabari, dan enggak boleh masuk. Kami sempat telepon jangan diperiksa sebelum kami hadir. Mau ditemui juga sulit dengan beragam alasan, yang lagi keluarlah, yang lagi apalah. Tapi enggak tahunya sudah siap (di BAP)," kata Alamsyah.

Baca juga: Adukan Polisi yang Kepung Rumahnya, Nikita Mirzani Datangi Propam Mabes Polri

Alamsyah menyebut perkara terhadap kliennya ini terjadi pada 31 Maret 2022.

Pada saat itu di lahan kebun kelapa sawit orang yang mengaku sebagai pemilik lahan bersama dengan polisi menemukan kliennya di lokasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved