Breaking News:

Setoran Tambang Ilegal

Kasus Setoran Tambang Ilegal ke Petinggi Polri Naik Penyidikan, Keluarga Ismail Bolong Diperiksa

Kasus setoran tambang ilegal sudah mendapatkan perhatian dari Mabes Polri. Setoran tambang ilegal yang dikait-kaitkan dengan Kabareskrim

HO
RUMAH MEWAH DENGAN DERETAN MOBIL MEWAH: Penampakan rumah mewah Ismail Bolong di Kota Samarinda. Tampak paling mencolok adalah kendaraan roda empat warna putih jenis Hummer H2. Kendaraan seharga sekitar Rp 2,7 miliar itu menjadi tunggangan sehari-hari Ismail Bolong. Di sisi Hummer H2 ada mobil sport Mini Cooper. Harga barunya, berdasarkan penelusuran di media sosial sekitar Rp 1,385 miliar. Ada juga Lexus RX F-Sport yang harganya sekitar Rp 1,475 miliar. Selanjutnya, Toyota Alphard seharga Rp 1,347 miliar, serta Toyota Camry yang harganya di kisaran Rp 741 juta. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus setoran tambang ilegal sudah mendapatkan perhatian dari Mabes Polri. Setoran tambang ilegal yang dikait-kaitkan dengan Kabareskrim Polri Komjen Agus tengah ditangani penyidik. 

Bareskrim Polri telah meningkatkan status kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Hal tersebut berarti telah ditemukan unsur tindak pidana di kasus yang melibatkan eks anggota Polres Samarinda, Ismail Bolong ini.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto, Kamis (1/12/2022).

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari pernyataan Ismail Bolong yang mengaku memberi setoran hasil tambang ilegal di Kaltim pada petinggi polri.

"Sudah penyidikan," kata Brigjen Pipit, Kamis, dikutip dari Kompas.com.

Bareskrim juga menyatakan telah melayangkan panggilan ke sejumlah saksi.

Yakni Ismail Bolong dan sejumlah anggota keluarganya.

Brigjen Pipit juga menyatakan, satu pelaku utama dari kasus tambang ilegal ini telah ditangkap.

Namun, ia tak membeberkan identitas pelaku utama yang sudah ditangkap ini karena masih dalam pemeriksaan.

"Yang jelas tindak pidananya sudah ada. Ya kan pelaku pertamanya kan sudah kita tangkap," kata Pipit, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Frustasi Ditinggalkan Suami Jelang Melahirkan, Seorang Ibu Sembelih Bayinya yang Masih Usia 10 Hari

Baca juga: PREDIKSI Skor Jepang vs Spanyol Piala Dunia 2022, Head to Head Susunan Pemain, La Furia Roja Menang?

Keluarga Ismail Bolong Bakal Diperiksa Hari Ini

Keluarga Ismail Bolong, yakni anak dan istrinya akan diperiksa Kamis hari ini.

Brigjen Pipit menuturkan, keluarga Ismail Bolong masuk ke daftar pemegang saham ataupun pejabat di perusahaan yang diduga terkait tambang ilegal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved