Breaking News:

Pakpak Bharat

Pelatihan Pemandu Budaya bagi Para Pecinta dan Pemerhati Budaya di Kabupaten Pakpak Bharat

Petrus Saragih mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia Pakpak Bharat.

Editor: Abdi Tumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan Sebuah Paket Pelatihan Pemandu Budaya bagi para pecinta dan pemerhati budaya di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan Sebuah Paket Pelatihan Pemandu Budaya bagi para pecinta dan pemerhati budaya di seluruh Kabupaten Pakpak Bharat.

Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Diklat BKPSDM, Cikaok ini dibuka oleh Plt. Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pakpak Bharat, Petrus Saragih, yang menjelaskan pentingnya pelatihan ini guna menambah wawasan dan pemahaman para pemandu wisata budaya di Kabupaten Pakpak Bharat.

"Agar para peserta memiliki pemahaman dan wawasan kepemanduan yang sesuai standard, yang nantinya akan bisa dimanfaatkan manakala para pengunjung mendatangi wilayah kita, kita sudah harus memiliki pemandu wisata budaya yang profesional dan siap melayani para wisatawan," jelas dia, Kamis (1/12/2022).

Petrus Saragih juga mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia Pakpak Bharat dalam bidang kepemanduan dan wisata budaya.

Menurut Petrus hal Ini sangat penting mengingat bahwa Kabupaten Pakpak Bharat menjadi salah satu Daerah penyangga kawasan Destinasi Pariwisata Super Perioritas Danau Toba, sehingga para turis pasti akan melirik Kabupaten Pakpak Bharat yang sarat dengan wisata budayanya.

"Saya berharap kita semua bisa memanfaatkan momentum ini, gali ilmu sebanyak-banyaknya,"pesan dia kemudian.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pakpak Bharat, Bambang S Banurea mengatakan, pelatihan ini dilakukan atas dasar pentingnya memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepemanduan bagi para peserta.

"Jadi kita perlu memberikan pembekalan dasar bagi mereka yang nantinya akan banyak berinteraksi dengan para wisatawan yang akan mengunjungi tempat kita ini," jelas dia.

Empat puluh orang peserta akan mengikuti pelatihan ini selama tiga hari ke depan. Panitia pelaksana sengaja mendatangkan para pemateri dari luar Daerah di antaranya Lentera Pertiwi dan HPI.

(*/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved