Breaking News:

UMK Medan 2023

UMK Medan 2023 Naik Jadi Rp 3,6 Juta, Simak Penjelasannya

UMK Medan 2023 naik jadi 2,7 persen dibanding tahun 2022. Untuk tahun 2023, UMK Medan menjadi Rp 3.624.000.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus
Ilustrasi/Kontan/Carolus Agus Waluyo
Cek Apakah Anda Penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Candra Simbolon mengatakan Upah Minimum Kota (UMK) Medan tahun 2023 naik 7,2 persen.

Menurut Candra, usulan kenaikan UMK Medan 2023 itu sudah disepakati dan dirembuk dalam rapat yang dihadiri oleh Dewan Pengupahan Kota Medan, perwakilan pengusaha dan asosiasi serikat pekerja, Jumat (2/12/2022).

Dijelaskan Candra, pihaknya merekomendasikan UMK Medan 2023 naik sebesar Rp 253.472.

Baca juga: Daftar UMP dan UMK di Seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Tahun 2022

"Pembahasan UMK di tahun 2023 di dewan pengupahan kota telah selesai, hasilnya kami merekomendasikan kenaikan UMK sebesar Rp 3.624.000 atau naik sekitar 7,2 persen," kata Candra.

Menurut Candra, UMK tahun 2022 kemarin hanya Rp 3.370.000.

Maka dari itu, pihaknya mengusulkan untuk meningkat sebesar 7,2 persen.

Baca juga: UMK Siantar 2023 Naik Sebesar 7,5 Persen, Jadi Rp 2.711.301, Sudah Dikirim ke Disnaker Sumut

"Namun ini masih usulan, belum tentu disetujui dan disepakati oleh pihak Pemerintah Provinsi nantinya," jelasnya.

Setelah usulan rangkum, kata Candra, pihaknya akan segera menyampaikan hasil rapat terkait usulan UMK tersebut.

"Nantinya pak Wali Kota Bobby Nasution yang akan menyampaikan ke Gubernur. Sebab yang memutuskan nanti pak Gubernur. Dan memang selalu begitu mekanismenya. Sebab nilai UMK selalu lebih besar dari nilai Upah Minimum Provinsi (UMP)," jelasnya.

Baca juga: Disnaker Deliserdang 2 Hari Lagi Rapat Bahas UMK 2023, Anggota Depeda: Berpotensi Jadi Rp 3,4 Juta

Disinggung apabila banyak buruh yang tidak sepakat, apakah keputusan UMK ini akan diusulkan ke Gubernur, Candra mengaku Wali Kota Medan akan melakukan rapat ulang.

"Tentu karena ini masih sekadar usulan, mana tahu nantinya Pak Wali Kota meminta rapat ulang untuk menaikkan atau menurunkan. Kita akan rapatkan ulang. Jika pun nantinya pak Wali sepakat, belum tentu pihak Provinsi setuju. Bisa jadi nanti malah di naikkan," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Sumut Sudah Tetapkan UMP Tahun Depan, UMK 2023 Kota Tanjungbalai akan Dibahas Pekan Depan

Maka dari itu, kata Candra, ia berharap seluruh para pekerja untuk tetap bersabar dan tenang.

Sebab, pihak pemerintah pasti akan memberikan keputusan yang matang.

"Saya harap ini para pekerja untuk bersabar karena belum ada hasil keputusan apapun. Kita pihak Disnaker hanya memberikan usulan. Yang memberi keputusan itu pihak Provinsi alurnya selalu begitu,"tukasnya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved