Breaking News:

Berita Viral

VIRAL Murid Muslim di Sekolah Katolik Pimpin Bacaan Al Fatihah, Bentuk Toleransi Beragama di NTT

Kisah viral seorang siswa yang memimpin bacaan surah Al Fatihah di sekolah Katolik menghebohkan pengguna media sosial

Penulis: Putri Chairunnisa | Editor: Array A Argus
INTERNET
Murid Muslim di Sekolah Katolik di NTT Pimpin Bacaan Al Fatihah 

TRIBUN-MEDAN.COM – Baru-baru ini viral di media sosial video murid beragama Muslim di sekolah Katolik pimpin bacaan Al Fatihah.

Video murid Muslim di sekolah Katolik pimpin bacaan Al Fatihah itu cukup menarik atensi warganet.

Momen murid Muslim di sekolah katolik pimpin bacaan Al Fatihah itu diunggah oleh salah satu guru sekolah tersebut melalui akun TikTok miliknya @amanchefranck pada Jumat (2/12/22)

“Doa Muslim di Sekolah Katolik,” tulis @amanchefranck pada keterangan unggahannya.

Baca juga: VIRAL Imam Salat Diserang Makmum, Tiba-tiba Dipukul saat Baru Selesai Baca Al-Fatihah

Dalam unggahan tersebut tampak murid SPEKSANYO atau SMP Katolik Santo Yoseph Naikoten Kota Kupang Nusa Tenggara Timur yang sedang berbaris.

Saat itu para murid berbaris di lapangan sekolah untuk berdoa bersama.

Meski sekolah katolik, tapi SPEKSANYO menerapkan toleransi beragama dengan mengizinkan murid muslim memimpin doa sesuai dengan kepercayaannya.

Baca juga: Viral Pengantin Pria Diabaikan di Acara Pernikahan, Mempelai Wanita dan Tamu Malah Fokus ke Hal Ini

Menurut keterangan guru sekolah SPEKSANYO, kegiatan tersebut dilakukan setiap hari Jumat sebelum doa kristiani.

Dalam unggahan tersebut tampak seorang murid laki-laki yang dipersilakan maju untuk memimpin doa di depan teman-temannya.

Murid yang bernama Al Ghazali itu tampak khidmat memimpin bacaan surah Al Fatihah di depan teman-temannya yang kebanyakan adalah non muslim.

Para murid SPEKSANYO tampak khidmat mendengarkan bacaan surat pendek yang dilafadzkan oleh Al Ghazali.

Baca juga: VIRAL Ibu-ibu Mendadak Jadi Miliarder, Tanahnya Dibeli Negara Rp11 Miliar, Kini Bingung Mau Buat Apa

Para murid sekolah tersebut tampak ikut mengangkat kedua tangan dan menundukkan kepalanya.

Bahkan ada murid yang tampak memejamkan matanya sembari mendengarkan.

Setelah bacaan doanya selesai, Al Ghazali mengoper mikrofon yang dipakainya kepada murid lainnya yang akan membacakan doa kristiani.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved