News Video

Gelap Mencekam, Erupsi Gunung Semeru Mulai Masuk ke Permukiman Warga

Dalam video tersebut tampak seorang petugas mengenakan masker sedang berada di dekat Gunung Semeru yang sedang mengalami erupsi.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Gunung Api Semeru dilaporkan memuntahkan awan panas guguran pada hari ini, Minggu (4/12/2022) sejak dini hari sekira pukul 02.46 WIB.

Video detik-detik erupsi beredar luas di media sosial.

Termasuk saat gulungan asap abu-abu tebal mulai masuk ke permukiman.

Video tersebut diunggah di akun Facebook Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dalam video tersebut tampak seorang petugas mengenakan masker sedang berada di dekat Gunung Semeru yang sedang mengalami erupsi.

Kemudian pria tersebut keluar dari sebuah rumah sambil menunjukkan gumpalan abu yang mulai memasuki permukiman warga.

Tampak abu itu membumbung tinggi di atas atap-atap rumah warga.

Tampak bagian dalam berwarna hitam dan semakin ke atas gulungan abu vulkanik berwarna abu-abu pekat.

Suasana sekitar tampak mencekam lantaran matahari mulai tertutup oleh gulungan awan tersebut.

Berdasarkan pantauan CCTV Semeru, fenomena ini berlangsung hingga pagi dengan jarak luncur hingga tujuh kilometer.

Sumber awan panas itu berasal dari tumpukan di ujung lidah lava sekitar 800 meter dari Kawah Jonggring Saloko.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau pundak Gunung Api Semeru.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kepala Pos Pantau Gunung Semeru, Liswanti mengatakan, guguran material awan panas Gunung Semeru mengudara dengan tinggi mencapai 1.500 meter.

Status Gunung Semeru kali ini juga telah meningkat menjadi level empat atau awas. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved