Matei Belajar
Materi Belajar: Pengertian Jaringan, Jenis dan Macam-macam Jaringan Tumbuhan
Sistem jaringan tumbuhan dan fungsinya menjadi bahasan utama topik biologi yang dibahas pada materi berikut ini.
Penulis: Rizky Aisyah |
TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Sistem jaringan tumbuhan dan fungsinya menjadi bahasan utama topik biologi yang dibahas pada materi berikut ini. Sub pembahasan singkat tentang materi sistem jaringan tumbuhan yang akan diuraikan adalah sebagai berikut.
- Pengertian jaringan
- Macam-macam jaringan tumbuhan
- Jenis jaringan permanen
Pengertian jaringan
Jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai asal, struktur, dan fungsi yang sama. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dalam biologi, jaringan seluler adalah kumpulan sel dengan bentuk, asal, struktur, dan fungsi yang sama. Jaringan dengan fungsi yang berbeda dari jaringan lain dapat bekerja sama untuk fungsi fisiologis yang bersama-sama membentuk organ. Ada dua jenis jaringan tumbuhan:
Macam-macam jaringan tumbuhan
Jaringan tumbuhan dan fungsinya meliputi:
1. Jaringan meristem (embrio)
Jaringan Meristem adalah jaringan yang memiliki kemampuan untuk terus membelah tanpa batas. Organisasi meristem ditandai dengan:
a. selnya kecil.
b. dinding sel tipis.
C . inti sel besar.
d. vakuola kecil.
Menurut asal pembentukannya, meristem diklasifikasikan menjadi dua jenis:
a. Meristem primer
Sel meristem primer adalah turunan langsung dari sel embrionik. Misalnya kuncup, ujung batang dan ujung akar. Kegiatan meristem dimana batang dan akar memanjang disebut pertumbuhan primer.
b. Meristem sekunder
Meristem sekunder berasal dari jaringan dewasa yang telah mengalami diferensiasi. Contohnya kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan tanaman karena meristem sekunder disebut pertumbuhan sekunder.
Bergantung pada lokasinya, meristem dibagi menjadi tiga jenis:
a. Meristem apikal
Meristem apikal terletak di ujung akar dan di ujung batang.
b. Meristem interkalar
Meristem interkalar ditemukan di antara jaringan dewasa, misalnya di pangkal batang rumput.
c. Meristem lateral
Meristem lateral terletak sejajar dengan permukaan tempatnya ditemukan, misalnya kambium dan kambium gabus.
2. Jaringan Permanen (Dewasa)
Jaringan yang disebut juga jaringan permanen atau jaringan dewasa adalah jaringan yang berasal dari pembelahan sel meristem primer dan sekunder dan telah mengalami perubahan bentuk/morfologi sesuai dengan fungsi jaringan non mitosis. Jaringan non-mitosis berarti tidak aktif membelah, tidak tumbuh, atau berkembang lebih lanjut.
Jenis jaringan permanen (dewasa)
Dalam jaringan ini terbagi menjadi lima yakni:
a. Jaringan pelindung (epidermis).
Jaringan epidermis atau jaringan pelindung, itu adalah jaringan terluar tanaman. Fungsi jaringan epidermis adalah untuk melindungi jaringan di bawahnya atau zat lemak. Terkadang jaringan epidermis ditutupi dengan lapisan bahan lilin atau berlemak (kutikula). Beberapa telah berubah menjadi duri.
b. Jaringan dasar (parenkim).
Jaringan parenkim atau jaringan dasar, adalah jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup, memiliki berbagai struktur morfologi dan fisiologis, dan masih melakukan semua proses aktivitas fisiologis. Jaringan tanah ditemukan di hampir semua bagian tumbuhan.
c. Jaringan penguat (kolenkim dan sklerenkim).
Jaringan mekanik atau jaringan pengerasan tumbuhan, digunakan untuk memperkuat tubuh tumbuhan. Jaringan mekanik dibagi menjadi jaringan nodular dan jaringan sklerenkim menurut bentuk dan sifatnya.
d. Jaringan pengangkut (floem dan xilem).
Jaringan pengangkut atau disebut juga jaringan penyangga adalah jaringan yang berfungsi untuk mengangkut/menyangga tumbuhan agar dapat berdiri kokoh dan kuat.
e. Jaringan gabus (periderma).
Jaringan gabus merupakan jaringan pelindung yang terbentuk secara sekunder dengan menggantikan batang yang menebal dan epidermis akar akibat pertumbuhan sekunder. Jaringan epidermis (gabus) berfungsi untuk melindungi tanaman dari kehilangan air.
(cr30/tribun-medan.com)