Breaking News:

Berita Nasional

Polisi Kejar Empat Pelaku Pengeroyok Aipda Andre hingga Tewas, Kombes Faisal Napitupulu: Sudah DPO

Aipda Andre Wibisono dikeroyok oleh sejumlah orang hingga meninggal dunia. Tim dari gabungan dari Polresta Palangka Raya dan Polda Kalimantan Tengah

DOk Istimewa
ilustrasi Polisi 

TRIBUN-MEDAN.com - Aipda Andre Wibisono dikeroyok oleh sejumlah orang hingga meninggal dunia. Tim dari gabungan dari Polresta Palangka Raya dan Polda Kalimantan Tengah tengah mengejar empat orang terduga pembunuh Aipda Andre Wibisono.

Diketahui, Aipda Andre tewas dikeroyok di Kompleks Perumahan Puntun Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada Jumat (2/12/2022).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Faisal F Napitupulu mengatakan empat pelaku pembunuhan itu sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh pihak kepolisian. 

"Para pelaku yang masih buron itu, akan terus kami buru hingga tertangkap," kata Kombes Faisal saat dihubungi pada Minggu (5/12/2022).

Faisal menuturkan, pihak kepolisian sudah mengantongi identitas para pelaku yang kini tengah melarikan diri itu.

Ia memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam dalam perkara ini.

Empat terduga pelaku pembunuhan anggota polisi tersebut, kata dia, tak akan dibiarkan berkeliaran dan menghirup udara bebas.

“Saya minta seluruh pelaku yang masih buron dapat menyerahkan diri kepada kepolisian. Sebab, mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, sesuai hukum yang berlaku di negara ini," ujarnya.

Baca juga: PREDIKSI Brasil Vs Korea Selatan, Tim Samba Ogah Remeh, Tite Tak Mau Tersandung

Baca juga: Hasil Autopsi Prajurit TNI AU Indra Wijaya, Kekerasan dari Seniornya, Kerusakan pada Organ Dalam

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Kismanto Eko Saputro juga mengutarakan hal yang sama bahwa anggota Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya terus memburu pelaku yang kini masih buron.

"Polisi akan terus kejar para pelaku yang saat ini bersembunyi di suatu tempat atau wilayah. Saat ini kepolisian juga sudah mengantongi seluruh identitas para pelaku yang kabur," kata Eko.

Diketahui, anggota polisi Polda Kalteng Aipda Andre Wibisono dinyatakan meninggal dunia akibat dikeroyok oleh sejumlah orang di kawasan Kompleks Puntun Jalan Rindang Banua.

Hasil visum di RS Bhayangkara Palangkaraya ada sembilan titik luka yang ditemukan dari jasad korban.

Tim gabungan dari Polda Kalteng, Polresta Palangkaraya, dan Polsek Pahandut kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap 8 orang. 

Dari jumlah tersebut, enam orang di antaranya terlibat dalam pengeroyokan Aipda Andre Wibisono.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved