Breaking News:

Polres Tapsel

Kejadian Mei 2022, Polres Tapsel Masih Buron Satu Pelaku Curas di Paluta

Terkait pasal yang menjerat para pelaku yaitu Pasal 365 ayat (2) tentang tindakan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun

Editor: Sofyan akbar
Istimewa
Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni saat paparan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Paluta pada Mei 2022 silam. Dalam paparan ini, AKBP Imam Zamroni mengaku masih memburu satu pelaku yang membawa kabur sepeda motor hasil curian, Selasa (6/12/2022) 

Kejadian Mei 2022, Polres Tapsel Masih Buron Satu Pelaku Curas di Paluta

TRIBUN-MEDAN.com, PALUTA - Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) masih memburon satu pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang tega membuat korbannya sampai muntah darah.

Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni mengatakan pada Sabtu (3/12/2022), Polres Tapsel dan Polsek Dolok, menangkap satu dari empat terduga perampok sadis berinisial, IH alias K alias T. Dari penangkapan tersebut, polisi melakukan pengembangan.

"Pada Minggu (4/12/2022), polisi kembali menangkap dua orang perampok sadis lainnya, berinisial SP dan AD. Sementara, seorang terduga perampok lain, hingga saat ini masih buron.

"Untuk saat ini, kami masih mengejar satu pelaku lagi. Inisialnya belum bisa saya sebutkan," ujar pria dengan melati dua dipundaknya ini, Selasa (6/12/2022).

Zamroni mengatakan, perampok sadis terancam hukuman 12 tahun penjara.

Pelaku perampokan, katanya, yang masih buron membawa barang bukti sepeda motor. Kuat dugaan menjadi sarana untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.

"Terkait pasal yang menjerat para pelaku yaitu Pasal 365 ayat (2) tentang tindakan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tegas Kapolres.

Kapolres menyebutkan bahwa berdasar hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku baru sekali melakukan aksinya. Sehingga, pihaknya belum bisa memastikan apakah para pelaku termasuk spesialis Curat atau tidak.

"Namun begitu, para pelaku telah lebih dulu merencanakan aksi perampokan terhadap korban (Pemberian Hasibuan)," ungkapnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved