Sidang Ferdy Sambo

Ferdy Sambo Mengelak Ditunjukkan Sarung Tangan yang Dipakai Saat Tembak Yosua, Tuduh Punya Ajudan

Jaksa penuntut umum menampilkan sarung tangan yang diduga dipakai Ferdy Sambo saat mengeksekusi Yosua pada 8 Juli 2022. 

HO
Jaksa penuntut umum menampilkan sarung tangan yang diduga dipakai Ferdy Sambo saat mengeksekusi Yosua pada 8 Juli 2022.  

TRIBUN-MEDAN.com - Jaksa penuntut umum menampilkan sarung tangan yang diduga dipakai Ferdy Sambo saat mengeksekusi Yosua pada 8 Juli 2022. 

Ferdy Sambo sempat dikabarkan memakai sarung tangan hitam sebelum menembak Yosua. 

Bharada E mengaku dia melihat Ferdy Sambo sudah menggunakan sarung tangan warna hitam sebelum peristiwa pembunuhan terhadap Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Hal itu disampaikan Bharada E saat menjadi saksi dalam persidangan Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal Wibowo (Bripka RR) terkait kasus pembunuhan Yosua, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Menurut Eliezer, pada 8 Juli 2022 dia mengantar Putri dan Yosua ke rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah itu, Eliezer dan rombongan masuk ke dalam rumah. Saat di dalam, Eliezer yang sudah menyatakan bersedia menembak Yosua setelah diminta Ferdy Sambo di rumah pribadi di Jalan Saguling kemudian naik ke lantai 2.

Saat itu Eliezer mengaku ketakutan dan memutuskan masuk ke sebuah kamar di dalam rumah untuk berdoa.

Kemudian, kata Eliezer, dia mendengar suara Ferdy Sambo dari lantai satu rumah. Dia lalu turun dari kamar di lantai 2.

"Saya turun ke bawah sudah ada pak FS. Di situ dia sudah pakai sarung tangan Yang Mulia. Sarung tangan karet warna hitam," kata Eliezer.

Eliezer mengatakan, saat itu Ferdy Sambo memintanya mengokang senjata api yang dibawa.

Setelah mengokang senjata api, Eliezer kemudian menyimpannya di sarung senjata di pinggang sebelah kanan.

Menurut Eliezer, setelah itu Yosua kemudian masuk ke dalam ruang tengah rumah didampingi Kuat Ma'ruf (asisten rumah tangga) yang berjalan di belakang.

Ferdy Sambo, kata Eliezer, kemudian menolehkan kepala dan langsung memegang tengkuk Yosua yang kemudian didorong hingga ke depannya.

Setelah itu Ferdy Sambo meminta Yosua berlutut. Namun, Yosua yang dalam kondisi berdiri hanya sedikit membungkukkan badan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved