Breaking News:

Sidang Roy Suryo

Jalani Sidang Penistaan Agama Stupa Borobudur Mirip Jokowi, Roy Suryo Tak Nyesal, Merasa Dizolimi

Terdakwa Roy Suryo menjalani sidang perkara penistaan agama terkait meme stupa Borobudur mirip Presiden Joko Widodo, Jumat (9/12/2022). 

HO
Terdakwa Roy Suryo menjalani sidang perkara penistaan agama terkait meme stupa Borobudur mirip Presiden Joko Widodo, Jumat (9/12/2022).  

TRIBUN-MEDAN.com - Terdakwa Roy Suryo menjalani sidang perkara penistaan agama terkait meme stupa Borobudur mirip Presiden Joko Widodo, Jumat (9/12/2022). 

Mantan Menpora itu melawan dan mengatakan tak semestinya bertanggung jawab.

"Karena kesalahan orang, kenapa harus menyesal?" ujarnya di dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Jumat (9/12/2022).

Di hadapan Majelis Hakim dan jaksa penuntut umum (JPU), dirinya menjelaskan adanya salah persepsi dalam memahami kalimat yang diunggahnya di Twitter.

Menurutnya, kata lucu dan ambyar yang kerap dipermasalahkan, tak memiliki arti menjelek-jelekkan.

"Jadi yang saya tertawakan itu kreativitas mereka (warganet). Lucu, aneh, ambyar," ujarnya.

Sayangnya, banyak orang yang mengartikan kata-kata tersebut sebagai bentuk hinaan.

Oleh sebab itu, dia justru merasa menjadi korban atas kesalahpahaman itu.

"Saya sekarang jadi korban dari kesalahaan persepsi ini," kata Roy.

Baca juga: ALIBI Rasamala Aritonang Perbaiki Ucapan Ferdy Sambo yang Ngaku Tembak Yosua: Enggak Gitu Ya

Baca juga: Polres Pematang Siantar Bersama Forkopimda Gotong Royong Massal

"Saya justru merasa terzholimi akibat ketidaktahuan orang-orang."

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari quote tweet yang dilakukan oleh Roy Suryo melalui akun Twitternya @KRMTRoySuryo2 pada Jumat (10/6/2022) sekira pukul 18.28 WIB.

Saat itu, Roy Suryo melakukan quote tweet gambar stupa yang merupakan simbol suci agama Buddha yang telah diedit menjadi gambar yang bukan sebenarnya, yaitu figur stupa yang berwajah selain Buddha.

Kemudian terdapat juga penambahan kalimat terhadap gambar stupa tersebut dengan kalimat 'Mumpung akhir pekan yang ringan-ringan saja tweet-nya. Sejalan dengan proses rencana kenaikan harga tiket naik Candi Borobudur dari Rp50.000 ke Rp750.000 sudah seharusnya ditunda itu. Banyak kreativitas netizen mengubah salah satu stupa yang ikonik di Borobudur. Itu lucu hehehe ambyar'.

Atas perbuatannya, Roy Suryo didakwa atas tiga pasal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved