Tambang Batu Bara Meledak

Tambang Batu Bara di Sumbar Meledak, 8 Pekerja Tewas dan 2 Orang Masih Tertimbun

Sebanyak 8 pekerja tambang batu bara di Sawahlunto Sumatera Barat meninggal dunia, Juamt (9/12/2022). 

HO
Sebanyak 8 pekerja tambang batu bara di Sawahlunto Sumatera Barat meninggal dunia, Juamt (9/12/2022).  

TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 8 pekerja tambang batu bara di Sawahlunto Sumatera Barat meninggal dunia, Juamt (9/12/2022). 

Dikabarkan tambang batu bara di Sumatera Barat meledak dan mengakibatkan pekerja luka-luka. 

Sejumlah pekerja tambang dilaporkan menjadi korban dan beberapa masih tertimbun.

Tambang batu bara ini dikabarkan dikelola oleh PT Nusa Alam Lestari (PT NAL).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan data sementara jumlah korban tewas sebanyak 8 orang.

Sementara dua pekerja katanya masih berada di tambang dalam dan dalam proses evakuasi.

"Jadi sekitar jam 9 pagi tadi, telah terjadi kecelakaan di tambang batu barat, di tambang dalam," kata Dwi dalam tayangan Kompas TV, Jumat siang.

Sebanyak 8 pekerja tambang batu bara
Sebanyak 8 pekerja tambang batu bara di Sawahlunto Sumatera Barat meninggal dunia, Juamt (9/12/2022). 

Awalnya kata dia ada kepulan asap dan letupan kecil di tambang dalam

"Petugas lalu cek di lapaangan, dan keluar 5 orang menyelamatkan diri, dan beberapa luka bakar," katanya.

Informasi dari 5 orang itu kata Dwi, masih ada 10 pekerja di dalam tambang.

"Di dalam ada 10 orang, sudah keluar 8 orang dalam kondisi meninggal dunia dan sudah dievakuasi. Jadi masih ada dua lagi," ujar Dwi.

Menurut Dwi, saat ini Kapolda Sumbar juga sudah menuju langsung ke lokasi akibat peristiwa ini.

Dwi menjelaskan tambang batu bara yang meledak ini kedalamannya 200 meter.

"Di dalam ada gas metan, letupan itu karena break. Info awal, ada alat untuk mengeluarka udara, tapi rusak. Jadi gas metannya ngumpul di situ dan timbu letupan," ujar Dwi.

Halaman
12
Sumber: Warta kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved