Natal 2022
BNI Berbagi Sukacita Natal Bersama Anak Panti Asuhan, Warga Disabilitas, Pemulung dan Abang Becak
BNI merayakan Natal bersama anak panti asuhan, disabilitas, abang becak, anak putus sekolah beserta masyarakat pra sejahtera lainnya.
Penulis: Angel aginta sembiring |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Negara Indonesia (BNI) melalui Badan Pembinaan Kerohanian Kristen (Bapekkris) BNI Wilayah 01 Medan merayakan Natal bersama anak panti asuhan, disabilitas, abang becak, anak putus sekolah beserta masyarakat pra sejahtera lainnya, Jumat (10/12/2022).
Meski digelar sederhana, Perayaan Natal yang digelar di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Jalan Iskandar Muda ini tampak membuat 200-an orang yang hadir terlarut dalam kasih sukacita Natal. Mereka berbahagia dan semangat saat menyanyikan pujian kepada tuhan.
Beberapa orang terlihat meneteskan air mata, mana kala Pendeta Linti Dongoran, MTh yang memimpin perayaan Ibadah Natal mengajak segenap umat yang hadir untuk menerima Tuhan Yesus dihatinya. Natal membuat kita gigih dalam perjalanan iman. Berjalan dengan tenang. Kiranya lewat Natal ini kita semakin semangat memantapkan langkah iman kita sebagai umat Kristen," ajak Pendeta Linti.
"Kita harus yakinkan diri kita menjalani Natal tahun ini akan merubah hidup kita semakin dekat dengan Tuhan di hari-hari mendatang. Saya tidak tahu siapa penggagas acara ini. Tapi mari kita syukuri bahwa BNI adalah jalannya Tuhan menyampaikan kepeduliannya kepada umatnya," ujarnya.
Endang Marlyna Panjaitan, selaku Ketua Panitia Natal, menyampaikan bahwa acara Natal ini adalah salah satu bentuk kepedulian BNI sebagai salah satu bank negara yang wajib memberi, berbagai dengan masyarakat kurang mampu sebagai salah satu komponen kehidupan bangsa.
"Saat ini pandemi memang belum berakhir, tapi kita tetap terus semangat. Dua tahun belakangan ini kita tidak bisa bersukacita seperti ini. Namun tahun ini kita punya kesempatan mengajak semua elemen masyarakat ikut bersukacita. Dalam sukacita Natal ini, kami dari BNI kiranya bisa menjadi saluran berkat," ujarnya.
Lanjut Endang, kegiatan berbagi dalam sukacita Natal bersama kaum papa ini adalah program Nasional BNI yang bertujuan mendekatkan BNI dalam kehidupan sehari hari. "Puji tuhan respons dari anak-anak semua yang terlibat bersukacita. Yang utama adalah kita berbagi dengan berbagai elemen masyarkat yang kurang mampu," ujar Endang.
Sementara itu, Siti Masitah Simatupang perwakilan Gerakan Perjuangan Pemulung Indonesia mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan. "Saya sebagai perwakilan anak-anak pemulung gembira, melalui BNI anak pemulung dan putus sekolah bisa mendapat hadiah Natal," ungkapnya.
Ia berharap ke depan anak-anak yang putus bisa dibantu agar mereka kembali sekolah. Begitu juga dengan anak-anak pemulung. "Harapannya, ke depan yang putus sekolah ini bisa dibantu agar kembali sekolah. Karena mereka putus sekolah karena tidak mampu," tutupnya.
(cr9/Tribun-Medan.com)