Longsor
Longsor Jalur Karo-Langkat, Angkutan Umum PT RIO Tetap Antar Penumpang
Akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari ini, membuat jalur dari Kabupaten Karo menuju Kabupaten Langkat lumpuh.
Penulis: Muhammad Nasrul |
Longsor Jalur Karo-Langkat, Angkutan Umum PT RIO Tetap Antar Penumpang
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Akibat tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari ini, membuat jalur dari Kabupaten Karo menuju Kabupaten Langkat lumpuh.
Informasi yang didapat, kondisi ini disebabkan adanya tebing yang longsor dan menutupi seluruh jalan pada Senin (12/12/2022).
Meskipun jalur ini tidak bisa dilintasi, namun pihak perusahaan angkutan umum PT RIO tetap beroperasi mengantarkan penumpang.
Informasi yang didapat dari Mandor PT RIO di Kabanjahe Adnan Purba, mengaku sampai saat ini pihaknya masih beroperasi seperti biasa.
"Tadi kita terima informasi dari mandor di Kuta Rayat, setelah kita terima informasi ini kita arahkan supir kita di Kabanjahe maupun di Langkat tetap beroperasi," Ujar Adnan, saat ditemui di loket PT RIO di Jalan Kiras Bangun, Kabanjahe.
Dijelaskan Adnan, pihaknya memilih angkutan tetap beroperasi agar bisa tetap melayani penumpang yang akan menuju ke Langkat maupun sebaliknya.
Dirinya mengatakan, untuk sistem operasi angkutan yang melintas di kawasan longsor dilakukan dengan cara mengalihkan penumpang ke angkutan di seberang.
"Kita main sistem oper penumpang. Yang dari Kabanjahe nanti sampai di titik longsor, penumpangnya dioper ke angkutan yang sudah menunggu dari Binjai, gitu juga sebaliknya. Jadi penumpang tidak terlantar, tetap bisa jalan," Ucapnya.
Adnan mengaku, dengan kondisi seperti ini pihak perusahaan mengambil kebijaksanaan untuk menurunkan harga ongkos.
Di mana, harga yang sebelumnya 40 ribu rupiah, diturunkan menjadi 35 ribu rupiah.
"Manajemen ambil kebijakan, menurunkan lima ribu rupiah, karena kita kan oper sewa, jadi penumpang tidak kecewa," Katanya.
Ketika ditanya perihal apakah dengan kejadian ini ada penurunan penumpang, Adnan mengaku sampai saat ini pihaknya melihat sedikit terjadi penurunan. Pasalnya, informasi terjadinya longsor di jalur Karo-Langkat ini sudah sampai ke masyarakat Kabupaten Karo maupun Binjai.
"Pasti ada penurunan sedikit, ada yang beralih lewat Medan tapi ada juga yang milih enggak berangkat," Ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kepada pihak terkait agar segera melakukan pembersihan agar jalur bisa kembali dilintasi.
Tak hanya itu, untuk memberikan kenyamanan ia juga meminta agar jalan sedikit diperlebar, tebing dibuat tidak curam, dan tikungan agar jika bisa dibuat tidak terlalu patah.
(mns/tribun-medan.com)