Alih Fungsi Lahan

PTPN IV Dikhawatirkan Jadi Pemicu Bencana Alam Akibat Alih Fungsi Lahan Kebun Teh Jadi Sawit

PTPN IV dikhawatirkan akan menjadi pemicu bencana, karena berusaha mengalih fungsikan lahan kebun teh menjadi sawit

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
PTPN IV kabarnya akan membabat kebun teh Sidamanik, atau Afdeling I Kebun Teh Bah Butong, Senin (20/6/2022). Rencananya kebun teh itu mau dialihfungsikan menjadi kebun sawit. TRIBUN MEDAN - ALIJA MAGRIBI 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIMALUNGUN- Rencana alih fungsi lahan kebun teh Bah Butong di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun menjadi kebun sawit yang dicanangkan PTPN IV dikhawatirkan akan menimbulkan bencana alam.

Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara, alih fungsi lahan kebun teh Bah Butong menjadi kebun sawit yang dilakukan PTPN IV akan menimbulkan longsor dan banjir.

Bukan hanya itu saja, alih fungsi lahan yang dilakukan PTPN IV juga dapat memicu kekeringan lahan pertanian milik masyarakat, jika kemarau melanda Kabupaten Simalungun. 

Baca juga: Junimart Girsang Mendukung Kelompok Penggarap di Areal HGU PTPN IV

"Masyarakat khawatir ada dampak lingkungan yang akan ditimbulkan akibat alih fungsi lahan ini. Kami juga mempertanyakan izin dan kajian terkait alih fungsi lahan ini," kata Manager Advokasi dan Kampanye Walhi Sumut, Khairul Bukhari atau Ari, dalam siaran persnya, Selasa (13/12/2022).

Ari menduga, alih fungsi lahan yang dilakukan PTPN IV ini telah melanggar perundang-undangan.

Maka dari itu, Ari mendesak agar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera mencabut HGU PTPN IV Unit Bah Butong.

Tujuannya, agar alam di sekitar lokasi tidak rusak dan hancur akibat ulah PTPN IV. 

Baca juga: Pihak Keamanan PTPN IV Kebun Pabatu Diduga Tangkap Lepas Ninja Sawit, Warga Sebut Diskriminasi

"Dampak kerusakan lingkungan pernah dirasakan warga saat konversi kebun teh Sidamanik pada tahun 2005 dan tahun 2011 silam. Alih fungsi lahan ini merusak lingkungan yang bisa memicu longsor dan banjir," tegas Ari.

Ia juga mengatakan, bahwa PTPN IV diduga telah membohongi masyarakat. 

Dari hasil rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Sumut pada 29 Juli 2022 silam, lalu berdasarkan surat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun Nomor 188.45/973/7.5/2022, tanggal 22 September 2022, disebutkan bahwa PTPN IV Unit Kebun Bah Butong diperintahkan untuk tidak lagi melanjutkan aktivitas penanaman kelapa sawit. 

"PTPN IV juga diperintahkan untuk mencabut tanaman sawit yang telah ditanam," kata Ari.

Atas dasar itu, Ari kembali menegaskan bahwa sudah sepantasnya PTPN IV tidak melanjutkan kegitan alih fungsi lahan di kebun teh Bah Butong

Manajer PTPN IV diduga menipu

Manajemen PTPN IV diduga telah berbohong terkait rencana alih fungsi lahan ini.

Sebelumnya, manajemen PTPN IV tidak mengaku jika mereka berencana melakukan alih fungsi kebun teh menjadi kebun sawit di Bah Butong

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved