Pakpak Bharat

Franc Tumanggor Pimpin Upacara Hari Bela Negara di Pakpak Bharat, Bacakan Pesan Presiden Jokowi

Dalam pidato tertulis Presiden Joko Widodo yang dibacakan Bupati Franc Tumanggor, berpesan agar setiap insan indonesia meneguhkan niat bersama

Editor: Abdi Tumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74 di Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (19/12/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74 di Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (19/12/2022).

Dalam pidato tertulis Presiden Joko Widodo yang dibacakan Bupati Franc Tumanggor, berpesan agar setiap insan indonesia meneguhkan niat bersama dalam upaya membela Negara.

Upacara Hari Bela Negara RI di Pakpak
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74 di Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (19/12/2022).

"Marilah kita semua meneguhkan niat, bahwa upaya membela Negara adalah upaya bersama yang harus dilakukan oleh seluruh komponen bangsa,"ajak Presiden Jokowi.

"Seluruh warga Negara harus memiliki semangat, kesadaran, dan kemampuan Bela Negara. Kita harus mempunya daya tangkal dan ketangguhan dalam menghadapi situasi yang semakin berkembang pesat dan kompleks dalam segala bidang. Nilai dasar bela Negara adalah cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara,"pesan Presiden Jokowi  kemudian.

Upacara Hari Bela Negara Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74 di Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak, Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Senin (19/12/2022).

Bela Negara diartikan sebagai sebuah konsep patriotisme seseorang, kelompok atau seluruh komponen dari suatu Negara dalam upaya mempertahankan eksistensi Negara tersebut.

Bela Negara dapat juga diartikan sebagai usaha menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan Negara.

Secara non fisik konsep bela Negara ini diartikan sebagai upaya serta peran aktif dalam memajukan Bangsa dan Negara, baik melalui pendidikan moral, sosial, maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved