Sidang Ferdy Sambo

ARIF RACHMAN Bongkar Luka Tembak di Tubuh Brigadir J saat Pertama Kali Diotopsi di RS Keramat Jati

Arif Rachman Arifin Bongkar luka tembak di tubuh Brigadir J saat pertama kali dioptopsi di RS Keramat Jati.

Editor: Tria Rizki
Tribun Medan/HO
ARIF RACHMAN Bongkar Luka Tembak di Jenazah Brigadir J saat Pertama Kali Mau Diotopsi 

TRIBUN-MEDAN.com –  AKBP Arif Rachman Arifin membeberkan jika dirinya melihat empat luka tembak di tubuh jenazah Brigadir J.

Hal ini terjadi saat Brigadir J mau diotopsi pada tanggal 8 Juli 2022 malam.

Pernyataan itu disampaikan Arif Rachman sebagai saksi di sidang kasus menghalangi penyidikan tewasnya Brigadir J  untuk terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.

"Begitu sampai di RS Keramat Jati, Kombes Santo langsung mengajak ke dalam (Rang otopsi). Begitu sampai dokter itu seperti bersiap-siap mau mulai. Jenazah (Joshua) sudah di meja otopsi sudah bersih tidak menggunakan baju lagi," cerita Arifin Rachman di persidangan menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pada saat itu, JPU menanyakan apakah darah jenazah Brigadir J masih ada dan ada beberapa luka tembak.

"Darahnya sudah bersih. Untuk lukanya hanya dikasih lihat saja ini luka tampak luar kalau tidak salah ada empat di badan. Kemudian ada juga di jari," terang Arif Rachman.

Kemudian, Arif Rachman Arifin mengatakan kala itu Dokter Otopsi Farah menjelaskan jenis luka yang diterima jenazah Brigadir J

Arif Rachman Arifin mengakui jika dirinya ditawarkan untuk menyaksikan otopsi tersebut.

"Dokter otopsi menawarkan bahwa para dokter sudah mau mulai untuk melaksanakan bedah atau otopsi terus Kombes Santo bilang kita diluar saja," kaya Arif Rachman.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved