Breaking News

Info Kesehatan

HATI-HATI, 5 Hal Ini Ternyata Penyebab Sulit Hamil Meski Semua Tes Normal Menurut Seksolog dr Dina

Melalui sebuah unggahan di akun TikTok miliknya, Seksolog dr Dina menjelaskan terkait mengenai hal-hal yang dapat menunda kehamilan.

Tayang:
Penulis: Putri Chairunnisa | Editor: Ayu Prasandi
HO / Tribun Medan
Seksolog dr Dina 

TRIBUN-MEDAN.COM – Memiliki buah hati merupakan impian bagi kebanyakan pasangan.

Maka tak heran ada pasangan yang rela melakukan apapun untuk mewujudkan impiannya itu.

Namun meskipun demikian, ada pasangan yang sudah berusaha semampu mereka namun masih saja kesulitan untuk hamil, padahal setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya normal.

Lantas, apa penyebab sulit hamil bagi pasangan?

Melalui sebuah unggahan di akun TikTok miliknya, Seksolog dr Dina menjelaskan terkait mengenai hal-hal yang dapat menunda kehamilan.

"Semua test normal tapi belum hamil juga, ini penyebabnya," tulis @bukandoktercinta_ pada keterangan unggahannya pada Kamis (6/5/2022)

Baca juga: Pria Wajib Tau, Berikut Hal-hal yang Paling Dibenci Wanita Saat Bercinta Menurut Seksolog dr Dina

Berikut adalah penjelasan dr Dina mengenai penyebab sulit hamil.

1. Tidak rutin berhubungan

Pada dasarnya melakukan hubungan seksual adalah kunci kehamilan.

Namun meskipun demikian bukan berarti setelah berhubungan satu kali, wanita akan langsung hamil.

Tak semua pasangan berikan berkat seperti itu maka dari itu harus berusaha lebih keras, diantaranya untuk meningkatkan frekuensi berhubungan.

Bagi pasangan yang memang sedang mengusahakan buah hati sebaiknya melakukan hubungan intim sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Lakukan dengan selingan waktu, jangan setiap hari karena akan membuat pasangan bosan, capek, bahkan kehilangan gairah.

2. Melewatkan berhubungan di masa subur

Hubungan intim sebaiknya dilakukan pada masa subur wanita karena pada saat itu indung telur (ovarium) melepaskan sel telur yang siap dibuahi oleh sperma.

Hal itu pula yang dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Masa subur terjadi sekali selama sebulan tepatnya pada kurang lebih 14 hari sebelum terjadinya menstruasi selanjutnya.

Penting bagi pasangan untuk mencatat masa subur agar tidak melewatkannya.

3. Terlalu sibuk dan stres

Tubuh dan pikiran yang terlalu lelah karena beraktivitas akan membuat pembuahan lebih sulit terjadi karena kondisi mental dan psikologis akan juga sangat berpengaruh.

Di mana ketika sedang stres, kualitas sperma pria akan menurun.

Sedangkan stress dapat membuat wanita mengalami gangguan ovulasi.

Kelola stres dan terapkan pola hidup sehat bersama untuk hasil yang maksimal.

Baca juga: Benarkah Sperma Encer Menandakan Pria Mandul? Begini Penjelasan dr Dina

4. Selalu menggunakan pelumas saat berhubungan

Pelumas atau lubrikan yang kerap kali digunakan sebagai pelicin bantuan untuk menghindari resiko lecet penis dan vagina saat bergesekan ternyata dapat menjadi faktor penghambat kehamilan.

Hal itu dapat terjadi lantaran pelumas memiliki tingkat keasaman (pH) yang lebih tinggi sehingga kualitas sperma menurun dan lajunya pun melambat untuk sampai ke sel telur.

Semakin tinggi tingkat keasaman pelumas yang dipakai, maka semakin beresiko membunuh sel sperma.

Daripada menggunakan pelumas, lakukan foreplay dengan tidak terburu-buru untuk memperoleh cairan vagina secara alami.

5. Berhubungan dengan gaya yang monoton

Hubungan seksual dengan gaya monoton tak hanya membuat pasangan bosan tapi terkadang juga menghambat terjadinya pembuahan.

Cobalah posisi lainnya yang sekiranya akan mempermudah tembakan sperma ke arah sel telur.

Dengan gitu peluang kehamilan pun meningkat.

(cr32/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved