Breaking News

Info Kesehatan

Kemungkinan Hamil di Usia 50an, Begini Cara Menghindarinya Menurut dr Boyke

Beberapa orang menganggap usia tersebut merupakan usia yang tepat untuk menghabiskan masa tua tanpa perlu repot mengurus anak-anak lagi.

Tayang:
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.COM - Hamil dan memiliki keturunan merupakan dambaan setiap pasangan yang sudah menikah. Namun, hamil di rentang usia 50an akan memunculkan banyak resiko pada ibu dan janin.

Sedangkan bagi pasangan yang merasa sudah cukup untuk memiliki anak, kehamilan pada usia ini sangat dihindari.

Pasalnya beberapa orang menganggap usia tersebut merupakan usia yang tepat untuk menghabiskan masa tua tanpa perlu repot mengurus anak-anak lagi.

Karena khawatir hamil dan mengandung, beberapa pasangan justru malas berhubungan intim untuk mengindari terjadinya kehamilan dalam rentang usia 5oan ini.

Baca juga: Ternyata Wanita Juga Bisa Alami Ejakulasi Dini, dr Boyke Bocorkan Cara Mengatasinya

Oleh sebab itu banyak pasangan suami istri yang bertanya-tanya, apakah ada kemungkinan untuk hamil diusia 50an?

Pakar seksologi dr Boyke dalam kanal YouTube Sonara FM mengatakan bahwa seorang wanita mungkin saja bisa hamil di usia sekitar 50 tahun, namun kemungkinan tersebut sangat kecil.

“Menjelang 50 tahun, sih, sepertinya tidak. Kemungkinan hamil kecil ya," kata dr Boyke dikutip Tribunmedan.com dari kanal YouTube Sonara FM, Rabu (11/1/2023).

"Untuk usia menjelang 50 tahun itu, angkanya kira-kira 1 di antara 100 hingga 150 orang,” lanjut dr Boyke.

Namun, meski kemungkinannya sangat kecil, dr. Boyke menyarankan agar pasangan menggunakan sistem atau alat kontrasepsi untuk menghindari terjadinya kehamilan.

“Kalau masih ragu takut hamil, ingin pakai yang bandiri, pakai pil juga boleh, suami pakai kondom juga oke, atau menghindari berhubungan di masa subur,” ucap dr Boyke.

Masa subur tersebut dapat dihitung sejak hari ke sebelas hingga hari ke tujuh belas setelah hari pertama menstruasi.

Artinya, jika Anda atau istri Anda mulai menstruasi hari ini, maka hari ke sebelas setelah hari ini adalah masa suburnya.

Mungkinkah Seorang Wanita Bisa Hamil Hanya Dengan Sekali Berhubungan Intim? Begini Jawaban dr Boyke

Baca juga: dr Boyke Bongkar Cara Puaskan Istri saat Berhubungan Intim, Lakukan Tips Ala Casanova Ini

Banyak yang bertanya apakah mungkin seorang wanita bisa hamil jika hanya berhubungan intim hanya sekali saja.

Kekhawatiran seperti ini kerap kali muncul bagi pasangan yang memang belum siap memiliki keturunan.

Terkait pertanyaan tersebut, Seksolog dr Boyke mengatakan bahwa seorang wanita yang melakukan hubungan intim sekali kemungkinan besar bisa hamil.

Seperti yang kita tahu, dengan berhubungan intim maka sperma dan sel telur akan bertemu. Pertemuan antara sperma dan sel telur itulah yang kemudian menjadi bibit sehingga menjadikan seorang wanita hamil.

Apalagi berhubungan intim tersebut dilakukan saat wanita sedang dalam masa subur. Adapun masa subur wanita yakni pada hari ke-11 hingga hari ke-17 dihitung dari masa haid yang pertama.

"Bisa, apalagi kalau melakukannya pada saat masa subur yaitu pada hari ke 11 sampai hari ke 17 dihitung dari haid yang pertama," kata dr Boyke.

Kemungkinan tersebut akan semakin besar jika didukung dengan kualitas sperma seorang pria. Jika saat berhubungan intim kualitas sperma pria baik, maka kemungkinan hamil hanya dengan berhubungan intim sekali saja bisa terjadi.

"Apalagi kalau sperma dari pada pasangannya itu termasuk kualitasnya good, kualitasnya bagus, sudah pastilah bisa terjadi ke hamilan," Lanjut dr Boyke.

Baca juga: Sudah Pakai KB, masih Mungkin Hamil? Simak Penjelasan Seksolog dr Boyke

Bukan tanpa bukti, dr Boyke mengatakan bahwa beliau pernah menemukkan kasus seperti ini dimana ia menemukan seorang anak SMP kelas 3 bisa hamil meskipun hanya sekali berhubungan intim.

"Saya sering menemukan kasus di klinik pasutri yang mereka baru melakukan sekali, itu yang laki-lakinya masih perjaka yang perempuannya masih perawan, usianya juga masih SMP kelas 3, hamil," ucap dr Boyke.

Jadi benar, meskipun melakukan hubungan intim hanya sekali, seorang wanita bisa saja hamil. Kehamilan terjadi karena disebabkan banyak faktor, diantaranya kondisi telur dan sperma yang baik.

"Jadi artinya itu semua terjadi ke hamilan, terjadinya dari banyak faktor bukan hanya karena saat melakukan yang tepat juga, tapi kondisi telur wanitanya dan kondisi sperma prianya lagi bagus,"ucapnya.

(cr31/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved