Breaking News:

Info Kesehatan

Benarkah Pemakaian Pembalut Pada Wanita Mempermudah Datangnya Penyakit? Begini Penjelasan dr Boyke

Pembalut merupakan produk kesehatan wanita yang memiliki fungsi untuk menyerap cairan vagina berupa darah saat menstruasi.

Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Ayu Prasandi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM – Saat periode menstruasi tiba, sebagian besar wanita kerap kali menggunakan pembalut sekali pakai guna untuk mencegah kebocoran.

Pembalut merupakan produk kesehatan wanita yang memiliki fungsi untuk menyerap cairan vagina berupa darah saat menstruasi.

Produk ini terbuat dari kapas dan kain lembut. Selain pembalut sekali pakai, ada juga pembalut yang dapat digunakan kembali yakni pembalut kain yang dapat digunakan dalam waktu lama.

Pembalut sekali pakai banyak ditemukan dipasaran, harga dan variannya juga bermacam-macam. Namun, beberapa wanita kerap kali merasa ragu untuk menggunakan pembalut lantaran beredarnya mitos bahwa pembalut sekali pakai dapat membuat wanita mudah terkena penyakit.

Pakar Seksologi dr Boyke melalui kanal YouTube Sonara FM kemudian membantah hal tersebut. dr Boyke mengatakan bahwa pembalut diciptkan khusus untuk wanita- wanita yang aktif agar tetap bisa berakitivitas pada saat periode menstruasi.

"Ada mitos-mitos katanya kalau pakai pembalut mudah terkena penyakit, itu mitos yang salah," kata dr Boyke dikutip Tribunmedan.com dari kanal YouTube Sonara FM, Minggu (15/1/2022).

"Pembalut itu adalah satu teknologi yang diciptakan khususnya untuk wanita- wanita yang aktif agar tetap bisa berakitivitas ssaat menstruasi," lanjutnya.

Penggunaan pembalut sekali pakai aman bagi wanita. Hanya saja dr Boyke menyarankan agar wanita lebih selektif untuk memilih produk yang akan digunakannya.

Baca juga: Sudah Pakai KB, masih Mungkin Hamil? Simak Penjelasan Seksolog dr Boyke

Lebih lanjur dr Boyke mengatakan sebaiknya wanita menggunakan pembalut maupun pantyliner yang dianjurkan oleh dokter. Hal ini lantaran banyak pembalut yang dijual dipasaran yang mengandung bahan-bahan yang berbahaya.

"Penggunaan pentyliner, pembalut, haruslah yang direkomendasikan oleh dokter," ucap dr Boyke.

"Karena apa? Sering kali pembalut- pembalut itu juga mengandung zat-zat yang berbahya, seperti kertasnya mengandung bahan dioxin melebihi kadar yang normal," lanjutnya.

Tak hanya itu, dr Boyke juga mengatakan agar wanita lebih memperhatikan kebersihan pembalut saat menstruasi.

"Jangan sampai misalnya sedang haid, pembalutnya sampai bengkak saking pelitnya menggunakan pembalut," pungkasnya.

Berhubungan Intim Saat Menstruasi, Berbahayakah? Begini Penjelasan dr Boyke

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved