News Video
Dua Pria di Kelurahan Belawan II Jadi Korban Pembacokan, Berikut Kronologinya
Dua pria menjadi korban pembacokan OTK di Jalan Cianjur gang VII Lingkungan XVI Kelurahan Belawan II Kelurahan Belawan II Kota Medan
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Fariz
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua pria menjadi korban pembacokan OTK di Jalan Cianjur gang VII Lingkungan XVI Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan Kota Medan, Selasa (17/1/2023).
Adapun korban merupakan paman dan keponakannya bernama Rahmad Hidayat dan Rahmad Ilham warga Jalan Selebes Gang 6 Paluh Kelurahan Belawan II Kelurahan Kecamatan Medan Belawan Kotan Medan.
Akibatnya korban bernama Rahmad Hidayat nyaris meregang nyawa setelah terkena bacokan di bagian leher dan jari tangan.
Menurut keterangan salah satu korban, Rahmad Ilham menjelaskan, saat kejadian ia bersama keponakannya sedang duduk santai sembari bermain handphone di depan kantor Lurah Belawan II tersebut.
"Kejadian sekira pukul 20.10 WIB, kami lagi duduk duduk sambil merokok di depan Kantor Lurah, secara tiba-tiba satu unit sepeda motor berboncengan tiga orang datang," Katanya.
"Mereka bertiga bawa senjata tajam semua, langsung mereka mendekati kami, langsung membabi buta menyerang kami berdua," Sambungnya.
Dia mengatakan, akibat penyerangan tersebut, ia bersama keponakannya mengalami luka bacokan senjata tajam milik ketiga orang pelaku tersebut.
"Pas aku di bacok masih sempat menghindar, makanya cuman kena luka gores di bagian punggung, tapi aku lihat keponakan ku udah berdarah, dia kena bacok di leher sama jari tangannya," Katanya.
Rahmad Ilham mengatakan, tidak mengenali ketiga pelaku tersebut, dikarenakan para pelaku menggunakan penutup wajah dan jahet.
"Sama sekali tidak kenal, mereka memakai sweater, masker dan topi lagi, tapi kalo tinggi badannya lebih tinggi dari aku lah," Ucapnya.
Ia menuturkan, atas kejadian tersebut sudah di laporkan ke Polres Pelabuhan Belawan, dengan harapan kasus tersebut tidak terulang kembali.
"Sudah kami laporkan tadi malam, semoga pelaku secepatnya di tangkap, agar kedepannya tidak ada kasus serupa, karena ini sudah sangat meresahkan," Pungkasnya.
(cr29/www.tribun-medan.com).