Breaking News

PSMS

Eks Kiper PSMS Oki Rengga Kritisi PSSI: Pengurus Gak Bisa Hentikan Liga Gitu Aja, mesti Ada Solusi

Keputusan PSSI yang tidak melanjutkan kembali kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 mendapat tanggapan dari Komika asal Medan, Oki Rengga.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Penjaga gawang Oki Rengga trial bersama PSMS Medan saat mengikuti latihan di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan, Sabtu (15/6/2019). Latihan terus digelar, untuk menjaga kondisi pemain jelang pembukaan Liga 2. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keputusan PSSI yang tidak melanjutkan kembali kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 mendapat tanggapan dari Komika asal Medan, Oki Rengga. Bahkan ia menyebut, induk sepakbola Tanah Air itu mesti punya solusi.

"Pengurus harus punya solusi, gak bisa menghentikan liga gitu aja. Apa lagi menghentikan liga yang sudah berjalan dan sudah menjalankan beberapa pertandingan. Kecuali belum ada pertandingan," kata eks kiper PSMS Medan ini saat dihubungi awak media, Selasa (17/1/2023).

Dikatakan Komika yang juga sempat membela PSMS Medan ini, dari keputusan PSSI itu tentunya membuat klub peserta Liga 2 musim 2022/2203 merugi. Terlebih tim yang sudah melakukan persiapan lama dan mengontrak pemain.

Baca juga: Pemadaman Listrik Hari Ini di Medan Berlangsung 3 Jam, Rabu 18 Januari, Berikut Daftar Lokasinya

Keputusan PSSI yang tidak melanjutkan kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 ini seakan-akan kata Oki Rengga, membuat insan sepakbola Tanah Air bertanya-tanya. Jika sebelumnya alasan kompetisi tidak dijalankan karena infrastruktur, kemudian kali ini alasannya tidak jelas.

"Alasannya infrastruktur belum memadai untuk menjalankan kompetisi, gak tahu alasannya kenapa sistem buble gak dibuat kaya Liga 1, jadi tanda tanya semua," ujar Oki.

Oki juga menuturkan terkait kompetisi Liga 1 yang digelar tanpa degradasi. Disebutkannya, dengan menerapkan sistem degradasi saja kompetisi sepakbola Tanah Air sarat dengan kecurangan dan mafia. Konon lagi jika digelar tanpa degradasi.

Baca juga: Rihanah, Ibu Kandung Norma Risma Akhirnya Ngaku Ada Hubungan dengan Menantu, Singgung Kehamilan

Ia pun menyayangkan keputusan itu. Padahal menurut Oki, sistem kompetisi tanpa degradasi membuat liga tidak berjalan profesional. Klub yang berada di kasta teratas bakal bermain biasa saja. Sementara klub yang bermain di kasta bawahnya bakal bermain tanpa target.

"Kompetisi ada degradasi aja kadang disusupi sama mafia, apa lagi tanpa degradasi. Apa yang mau dicari, kan? Apa yang ditakutin? Gak ada degradasi. Artinya kan, mending gak usah menjalankan kompetisi semua sekalian," ucapnya.

Oki menuturkan, keputusan PSSI itu juga bakal membuat pesepakbola kebingungan karena kehilangan sumber penghasilan. Belum lagi persoalan pembinaan para pemain muda yang baru memulai karirnya di dunia sepakbola profesional.

"Yang disayangkan juga untuk pemain muda yang mungkin baru pertama kali memulai kompetisi profesional. Pemain juga pasti kebingungan uang masuknya gak ada lagi," katanya.

Mantan penggawa PSDS, PSMS, Pro Duta dan PSBL Langsa itu berharap, lewat forum Kongres PSSI bisa memberikan solusi terbaik terhadap pelaku sepakbola Tanah Air. Selain itu, ia juga meminta kejadian serupa tidak lagi terjadi di musim-musim selanjutnya.

Sebelumnya, Oki juga memberikan tanggapannya terhadap PSSI yang menghentikan kompetisi Liga 2 lewat akun Instagram pribadinya, @okirengga33.

"PSSI kok jahat kali? Memberhentikan Liga 2 dan 3. Berapa banyak pemain yang kehilangan mata pencaharian. Alasan tidak melanjutkan karena sebagian besar klub tidak mau melanjutkan, siapa aja klubnya, transparan dong," tulis Oki.

"Karena dari tragedi Kanjuruhan, banyak fasilitas sarana dan prasarana klub Liga 2 yang belum memadai. Lah, emang Liga 1 udah memadai? Liga 1 ga ada degradasi, terus ngapain dilanjutkan? Piala Dunia U-20 terus yang mau diutamakan. Hahaha, nama baik mau dijaga, rezeki orang yang biar jadi urusan mereka, gitu, kan?" tulis Oki lagi.

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved