Breaking News:

Kebakaran

Empat Rumah Semi Permanen di Desa Kineppen Karo Ludes Dilalap Si Jago Merah

Empat unit rumah semi permanen milik warga Desa Kineppen, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, ludes dilalap si jago merah, Rabu (18/1/2023).

HO/Tribun Medan
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Karo, melakukan pemadaman rumah yang mengalami kebakaran di Desa Kineppen, Kecamatan Munte, Rabu (18/1/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Empat unit rumah semi permanen milik warga Desa Kineppen, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, ludes dilalap si jago merah, Rabu (18/1/2023).

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kabid Sarana dan Prasarana Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo Teguh Purba, kebakaran ini terjadi sekira pukul 13.30 WIB.

Baca juga: Kantin dan Kantor Koperasi Polres Dairi Kebakaran Jam 4 Pagi, Diduga Karena Korsleting Listrik

"Tadi kami terima informasi kebakaran dari masyarakat sekira pukul 13.30 WIB. Kemudian kita langsung melakukan tindakan dengan mengerahkan personel dan unit pemadam ke lokasi kejadian," ujar Teguh, Rabu (18/1/2023)

Diketahui, adapun pemilik ke empat rumah yang ludes terbakar ini yaitu Roy Ginting, Mida br Karo, Semangat Sitepu, dan Suleman Bangun.

Berdasarkan data yang didapat, akibat kebakaran ini satu rumah milik Tambar Malem Peranginangin terpaksa harus dirusak untuk proses pemadaman dan mencegah api menyebar.

Dijelaskan Teguh, dari laporan tersebut pihaknya awalnya mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran dari pos Kabanjahe.

Namun, tak lama berselang mereka kembali menerima informasi jika angin berembus cukup kencang sehingga api cepat membesar.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Teguh mengaku, pihaknya langsung mengerahkan satu unit armada lagi.

Tak hanya itu, untuk memastikan stok air aman pihaknya juga mengerahkan satu unit truk tangki pembawa air.

"Sehingga total armada yang kita kerahkan tiga unit, dan satu truk tangki air. Karena tadi kita terima informasi angin cukup kencang, sehingga kita ambil tindakan cepat," ucapnya.

Ketika ditanya apa penyebab timbulnya api, Teguh mengaku pihaknya sedang berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari tau penyebab pasti kebakaran.

Baca juga: 16 Unit Rumah Terbakar di Kualuh Leidong, Pemkab Labura Dirikan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran

Akibat dari peristiwa kebakaran ini, tidak sampai menimbulkan adanya korban jiwa.

Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

"Kita belum pastikan asal api, nanti akan ditangani langsung oleh pihak yang berwajib," pungkasnya.

(mns/tribun-medan.com) 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved