Berita Sumut

Megawati Soekarnoputri Dihina TikToker, Ini Imbauan Komandan Satgas Cakra Buana PDIP Medan

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP meminta Satgas Cakra Buana partai atau tim keamanan tak main hakim sendiri terhadap pelaku penghina Ketua Umum PDIP.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: mustaqim indra jaya
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Komandan Satgas Cakra Buana DPC PDIP Kota Medan, Felix Simbolon didampingi anggota Satgas Cakra Buana PDIP Medan usai membuat laporan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP meminta Satgas Cakra Buana partai atau tim keamanan tak main hakim sendiri soal Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang dihina TikToker diduga warga Medan.

Komandan Satgas Cakra Buana DPC PDIP Kota Medan, Felix Simbolon meminta anggota satgas tetap ikuti perintah meski mereka mengetahui keberadaan terduga pelaku.

Baca juga: Megawati Soekarnoputri Dihina Akun TikTok Diduga Warga Medan, Satgas Cakra Buana PDIP Lakukan Ini

Berdasarkan informasi yang mereka dapatkan, pengunggah video tersebut merupakan salah satu mahasiswa universitas swasta di kota Medan.

Felix mengatakan pihaknya menyerahkan seluruhnya ke Polda Sumut karena sudah dilaporkan.

"Saya secara khusus mengimbau kepada Wadan, Danru dan Provost Satgas Cakra Buana DPC PDI Perjuangan Medan mengambil tindakan sendiri-sendiri, tetap nanti menunggu perintah langsung dari ketua partai," kata Felix, Rabu (18/1/2023).

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan resmi melaporkan akun Tiktok @dendi_tarigan_ atau @idamanmamakmu022 ke Polda Sumut karena dianggap menghina ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Wakil Ketua DPC PDI-P Medan Bidang Hukum, Tumpal Napitupulu mengatakan, akun media sosial itu dilaporkan dengan pasal 27 ayat 2 undang-undang ITE nomor 19 tahun 2016.

Menurutnya, unsur tersebut telah memenuhi untuk penyidik melakukan langkah hukum.

"Jadi di dalam laporan kami ke kepolisian kami melaporkan pemilik akun itu dengan pasal 27 ayat 2 undang-undang ITE nomor 19 tahun 2016.Yang kami lihat pemilik akun Tik Tok itu melakukan perbuatan sara yang merugikan institusi atau nama baik partai kami," kata, Tumpal Napitupulu, Selasa (17/1/2023) sore.

Tumpal menjelaskan, berdasarkan penelusuran internal DPC PDIP Medan, pemilik akun tersebut diduga salah satu mahasiswa universitas swasta di Medan.

Namun demikian pihaknya tak mau gegabah dan menyerahkan seluruhnya ke Polda Sumut.

Mereka menilai pria yang memaki-maki Megawati Soekarnoputri itu telah menciderai simbol negara karena Megawati merupakan Presiden ke lima Indonesia.

DPC PDIP Medan berharap Polisi sesegera mungkin menelusuri pemilik akun yang dianggap mencemarkan nama partai PDIP dan ketua umum PDIP tersebut.

Proses hukum diharapkan mampu membuat jera agar tak ada lagi masyarakat maupun konten kreator yang menghina seseorang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved