Berita Medan

Atasi Banjir, Dinas PU Kota Medan Bangun Tiga Kolam Retensi, Ini Lokasi dan Konsepnya

Dinas SDA BMBK Medan akan membangun tiga kolam retensi untuk mengatasi permasalah banjir yang kerap terjadi di Kota Medan.

Tribun Medan/Anisa Rahmadani
Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan Topan Obaja Ginting saat diwawancarai Tribun Medan, Senin (23/1/2023)   

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Medan akan membangun tiga kolam retensi untuk mengatasi permasalah banjir yang kerap terjadi di Kota Medan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan, Topan Obaja Ginting mengatakan adapun tiga kolam retensi  yang bakal dibangun yakni di  Jalan Harmonika Kecamatan Medan Selayang, Griya Martubung Kecamatan Medan Labuhan dan kampus Universitas Sumatera Utara. 

Baca juga: Masyarakat Kecamatan Medan Labuhan Harap Kolam Retensi Segera Selesai Guna Atasi Banjir

Dijelaskan Topan untuk proyek pembangunan kolam retensi di area Martubung sudah berjalan sejak tahun 2022 lalu. 

"Untuk kolam retensi di Martubung itu pengerjaanya sudah 70 persen. Diprediksi akan selesai di tahun 2023 ini jika tidak ada halangan," ungkap Topan, Senin (23/1/2023). 

Namun untuk dua kolam retensi lainnya, kata Topan, akan mulai dikerjakan di tahun 2023 ini.

"Untuk dua itu masih dalam proses DED yang sudah di bahas di rumah dinas terkait dua kolam retensi ini," jelasnya. 

Nantinya, kata Topan, tiga kolam retensi ini dibangun bukan hanya untuk mengatasi permasalahan banjir,  tetapi juga dikonsepkan layaknya ruang terbuka hijau. 

"Jadi ini juga bisa wahana tempat taman bermain masyarakat juga nantinya, begitupun untuk konsep retensi yang sedang dikerjakan di Martubung," ujarnya.

Ditegaskan Topan bahwa sebenarnya sejak tahun 2018 ada tujuh Kolam retensi  yang direncanakan untuk dibangun di Kota Medan.

Bahkan menurutnya kerangka pembangunan tujuh kolam retensi itu sudah dibuat.

"Tapi baru bisa kita realisasikan di tahun 2022 dan tahun seterusnya," ucapnya.

Pembangunan kota retensi ini juga, ucap Topan, berdasarkan referensi Kota Palembang, Sumatera Selatan.

"Karena kita melihat Kota Palembang itu banyak sekali kolam retensi. Untuk Kota Medan Kolam retensi itu sangat perlu terutama mengatasi banjir," sebutnya.

Baca juga: Pemko Medan Bangun Kolam Retensi di Kecamatan Medan Labuhan Untuk Meminimalisir Banjir

Topan pun berharap pembangunan kolam retensi di Kota Medan dapat selesai tepat waktu.

"Meski pun dua kolam retensi ini bersifat multiyears hingga tahun 2024. Mudah-mudahan jika tidak ada halangan kolam retensi ini selesai lebih cepat ataupun  tepat waktu dengan hasil yang baik," pungkasnya.

(cr5/tribun-medan.com)

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved