Breaking News:

Berita Sumut

Dapat Dana Desa Paling Besar di Kabupaten Deliserdang, Ini Rencana Kades Klambir V Kebun

Kepala Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Suprayogo tidak menyangka kalau desanya menjadi penerima Dana Desa terbesar di Deliserdang.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: mustaqim indra jaya
HO/Tribun Medan
ILUSTRASI Dana Desa. Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak sebagai wilayah penerima dana desa terbesar di Deliserdang tahun ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Kepala Desa Klambir V Kebun, Kecamatan Hamparan Perak, Suprayogo tidak menyangka kalau desanya menjadi penerima dana desa terbesar di Kabupaten Deliserdang pada tahun 2023.

Ia menyebut baru mendapat kabar dari www.tribun-medan.com.

Baca juga: Kabar Gembira, Kemenkeu Tambah Dana Desa untuk Deli Serdang, Ini Daftar Desa Penerima Paling Besar

Suprayogo mengaku untuk ke depan penggunaannya akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur di desa. 

"Belum tau saya, belum ada tengok pagunya. Kalau tahun lalu saya nggak ingat, karena saya juga kan meneruskan. Bulan 5 saya dilantik lagi jadi kades. Saya sempat berhenti karena nyaleg waktu itu. Sebelumnya kadesnya bukan saya," kata Suprayogo, Senin (23/1/2023)

Suprayogo mengatakan banyak yang saat ini mau dibangun di desanya.

Ia mengatakan Desa Klambir V Kebun adalah desa besar karena jumlah dusunnya mencapai 21.

Takk hanya itu di desa tersebut jumlah kepala keluarga (KK) hampir 8 ribu banyaknya. 

"Kalau jumlah jiwa ada sekitar 20 ribu di desa kita. Ya kita nanti tetap alokasikan untuk infrasruktur kalau memang bisa infrastruktur dimaksimalkan. Sekarang ini sebenarnya soal penanggulangan banjir yang jadi masalah," kata Suprayogo

Ia menyebut saat ini jalan protokol di desanya belum ada drainase.

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Minta Bupati dan Wali Kota Intervensi Kades Dalam Penggunaan Dana Desa

Sementara Dana Desa tidak bisa dibangunkan untuk jalan protokol.

Ia berharap agar hal ini menjadi perhatian pihak terkait. 

"Drainase perlu, seharusnya dari dinas tapi permintaan belum ada yang terealisasi. Satu ada tapi baru dari Provinsi yang terealisasi," katanya.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved