Berita Medan

Diduga Adanya Kecurangan Dalam Pemilihan Peserta PPS, Begini Kata KPU dan Bawaslu Medan

Dikatakan Agus bahwa merupakan hal lumrah yang kerap terjadi pada proses pemilihan panitia PPS setiap menjelang tahun politik.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANISA
Enam peserta yang tak Lolos  dalam seleksi PPS saat usai mendatangi kantor Bawaslu Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Agus syah Ramadani Damanik angkat bicara terkait adanya laporan dugaan kecurangan dari peserta Panitia Pengawas Pemilu (PPS).

Dikatakan Agus pihaknya akan menerima konsekuensi  dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) apabila ada peserta  PPS  yang tidak lolos dan memiliki keganjalan dalam penyeleksian beberapa waktu. 

Agus juga menyatakan bahwa  peserta PPS yang tidak lolos dan memiliki keganjalan mempunyai  hak  penuh untuk melaporkannya ke Bawaslu.

Baca juga: Ketua KPUD Karo Pimpin Pelantikan 807 Anggota PPS: Jaga Jarak dengan Peserta Pemilu dan Parpol

"Saya kira itu sudah menjadi hak mereka  (peserta yang tidak lolos) jika merasa keberatan ataupun mempertanyakan  ataupun melaporkan ke Bawaslu," jelasnya, Selasa (24/1/2023).

Dikatakan Agus bahwa merupakan hal lumrah yang kerap terjadi pada proses pemilihan panitia PPS setiap menjelang tahun politik.

"Bagi kami pihak KPU itu hal yang lumrah dan biasalah karena dalam sebuah kompetisi pasti ada yang terpilih dan tidak terpilih dan itu sudah menjadi konsekuensi mereka," jelasnya.

Namun kata Agus pihaknya pasti akan berkoordinasi dengan pihak Bawaslu jika ada laporan  keberatan ataupun komplain dari peserta yang tidak lulus.

"Tapi pasti kami akan koordinasi dengan Bawaslu dan pastinya kami siap menerima konsekuensi jika kami dianggap bersalah atau bermain curang," jelasnya.

Pastinya kata Agus pihaknya akan mengkaji ulang terkait laporan-laporan yang diterima Bawaslu mengenai PPS ini.

Baca juga: 507 Anggota PPS Kabupaten Dairi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU Freddy Sinaga

"Tentu juga kami akan lakukan kajian ulang dan evaluasi bahkan meneliti jika ada laporan Bawaslu mengenai PPS ini," ucapnya.

Sementara Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Medan Payung Harahap saat dikonfirmasi Tribun Medan juga angkat bicara.

Dikatakan Payung, pihaknya akan membuka dan menerima laporan yang berkaitan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) selebar-lebarnya. 

"Pastinya laporan apapun mengenai Pemilu ataupun adanya dugaan kecurangan dari  pihak penyelenggara KPU baik tingkat kecamatan maupun kelurahan kami buka selebar-lebarnya," jelasnya.

Untuk enam peserta yang tidak lulus PPS tersebut kata Payung hingga saat ini pihaknya masih mengkaji ulang berkas-berkas yang diberikan.

"Kami kaji ulang terlebih dahulu setelah itu baru kami berencana akan memanggil pihak KPU Medan," tukasnya.

Untuk diketahui enam peserta PPS yang tidak lulus seleksi dari beberapa kecamatan dan kelurahan mendatangi Bawaslu Medan di Jalan Sei Bahorok siang tadi.

Amatan Tribun Medan mereka (peserta PPS yang tidak Lolos) mendatangi kantor Bawaslu bertujuan untuk mengadukan dugaan adanya kecurangan dalam proses pemilihan PPS se Kecamatan Kota Medan. 

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved