Materi Belajar

Contoh Soal SNBT 2023, Materi Pemahaman Bacaan dan Menulis

Ada empat komponen yang akan diujiankan dalam TPS SNBT 2023 ini, salah satunya ialah Tes Pemahaman Bacaan dan Menulis.

Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Ayu Prasandi
HO
Contoh soal Tes Pemahaman Bacaan dan Menulis SNBT 2023 

TRIBUN-MEDAN.COM - Tes Potensi Skolastik (TPS) menjadi salah satu materi dalam SNBT tahun 2023 untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Ada empat komponen yang akan diujiankan dalam TPS SNBT 2023 ini, salah satunya ialah Tes Pemahaman Bacaan dan Menulis.

Tes Pemahaman Bacaan dan Menulis ini menekankan kemampuan dasar calon mahasiswa dalam membaca, kelancaran membaca, dan keterampilan menulis yang diperlukan untuk memahami bahasa tulis dan ekspresi pikiran melalui tulisan.

Berikut contoh soal Tes Pemahaman Bacaan dan Menulis SNBT 2023 lengkap dengan jawaban serta pembahasannya.

1. Pada dasarnya tujuan pendidikan ialah untuk  membentuk kepribadian peserta didik. Pembentukan tersebut dapat dilakukan dengan model langsung dan juga inkulkasi. Model langsung merupakan pembentukan moral melalui bidang ajar yang terkait langsung dengan pendidikan karakter seperti agama dan budi pekerti, sedangkan model inkulkasi ialah penanaman nilai-nilai pendidikan karakter melalui bidang-bidang yang tidak terkait langsung, seperti bidang sains, teknologi, sosial, seni, dan olahraga. Idealnya, setiap mata pelajaran mempengaruhi cara berpikir dan bertindak peserta didik sehingga turut membentuk karakter.

Masalah utama paragraf di atas adalah…..

A. Pengaruh karakter terhadap cara berpikir peserta didik.

B. Model-model pendidikan karakter di sekolah.

C. Pembentukan kepribadian peserta didik.

D. Perlunya pendidikan karakter di sekolah-sekolah.

E. Penanaman karakter melalui pendidikan di sekolah.

Jawaban: C. Pembentukan kepribadian peserta didik.

Pembahasan:

Dari seluruh opsi, yaitu pembentukan, penanaman, model-model, perlunya, dan pengaruh, kata yang paling banyak dibahas adalah pembentukan/membentuk. Kata tersebut diulang pada setiap kalimat. Oleh karena itu, masalah utama pada paragraf di atas adalah pembentukan kepribadian peserta didik.

2. Proses membaca yang dimulai dari memahami bacaan secara literal kemudian menginterpretasikan dan memberikan reaksinya berupa penilaian terhadap apa yang dikatakan penulis, dilanjutkan dengan mengembangkan pemikiran-pemikiran sendiri untuk membentuk gagasan, wawasan, pendekatan, dan pola-pola pikiran baru.

Membaca dengan cara tersebut merupakan membaca dengan pemahaman…..

A. literal

B. kritis

C. kreatif

D. interpretatif

E. aspiratif

Jawaban: C

Pembahasan:

Proses membaca yang dimulai dari memahami bacaan secara literal kemudian menginterpretasikan dan memberikan reaksinya berupa penilaian terhadap apa yang dikatakan penulis, dilanjutkan dengan mengembangkan pemikiran-pemikiran sendiri untuk membentuk gagasan, wawasan, pendekatan, serta pola-pola pikiran yang baru. Membaca dengan cara tersebut merupakan membaca dengan pemahaman kreatif.

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 3 - 5.

Mengunjungi Sabang rasanya tak lengkap jika tidak mengunjungi Tugu Kilometer Nol di Kawasan Iboih, Sukakarya, Sabang. Posisi Sabang di ujung Barat Indonesia, berhadapan langsung dengan lautan lepas, menjadikan sunset sebagai atraksi menarik.

Tugu ini bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam dengan mobil dari Kota Sabang. Sebagaimana umumnya jalanan di Pulau Weh yang didominasi gunung, jalan aspal mulusnya berkelok-kelok dan naik turun menuju Tugu Kilometer Nol ini.

Waktu yang paling pas untuk tiba disini adalah sekitar 2-3 jam sebelum matahari terbenam jika ingin menikmatinya. Selain supaya bisa mencari lokasi nyaman untuk menikmati sunset kita juga bisa mengeksplorasi Tugu Kilometer Nol dan hutan wisata Sabang di sekitar tugu.

Teks di atas diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E)

3.

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. Tugu kilometer nol

C. tugu kilometer nol

D. Tugu KM Nol

E. Tugu KM nol

Jawaban: A. Tugu kilometer nol

Pembahasan:

Tugu Kilometer Nol merupakan nama tempat di Kawasan Iboih, Sukakarya, Sabang. Penulisan yang tepat untuk nama tempat adalah menggunakan huruf awal kapital. Dengan demikian, penulisan tersebut tidak perlu diperbaiki. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.

4.

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. Barat indonesia

C. barat Indonesia

D. Indonesia barat

E. indonesia barat

Jawaban: C. barat Indonesia

Pembahasan:

Kata barat adalah kata yang menunjukkan arah mata angin. Kata petunjuk arah mata angin ditulis kapital apabila menunjukkan nama daerah, kota, atau provinsi. Contoh: Kalimantan Barat, Jakarta Timur, dan Desa Kauman Selatan. Kata barat pada Barat Indonesia tidak menunjukkan nama daerah, tetapi menunjukkan arah, yaitu Indonesia bagian barat. Dengan demikian, penulisan yang tepat adalah barat Indonesia. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

5.

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. Sunset

C. sunset

D. “sunset”

E. “sunset”

Jawaban: C. sunset

Pembahasan:

Kata sunset adalah istilah dari bahasa Inggris yang berarti matahari tenggelam. Penulisan istilah bahasa asing yang tepat adalah ditulis dengan huruf cetak miring. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

(cr31/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved