Berita Seleb

Kemarin Dikasihani, Kini Aji Yusman Ramai Dicibir Dibilang Menjual Kesedihan Tapi Malas Kerja

Aji Yusman kini sering mendapat job untuk jadi bintang tamu, usai kisah pilunya tak bisa membayar persalinan istri hingga anaknya yang meninggal dalam

Tayang:
Editor: Liska Rahayu
YouTube Melaney Ricardo
Kemarin Dikasihani, Kini Aji Yusman Ramai Dicibir Dibilang Menjual Kesedihan Tapi Malas Kerja 

TRIBUN-MEDAN.comAji Yusman kini sering mendapat job untuk jadi bintang tamu, usai kisah pilunya tak bisa membayar persalinan istri hingga anaknya yang meninggal dalam kandungan viral di media sosial.

Namun , Aji Yusman kini ramai dihujani kritikan dan disebut menjual kesedihan, ia pun disebut malas bekerja.

Meski terus menerus mendapat hujatan, Aji Yusman mengaku tak masalah karena hal tersebut sudah biasa ia alami.

"Kalau penilaian masyarakat seperti itu, aku menjual kisah sedihku terlepas dari itu benar atau nggak, jika itu bisa membantu ekonomi keluargaku aku akan lakukan," kata Aji Yusman dalam tayangan Pagi-Pagi Ambyar, Senin (6/2/2023).

Aji Yusman sadar bahwa dirinya tak bisa membendung penilaian orang lain terhadapnya, ia hanya berusaha menjalankan perannya sebagai kepala keluarga dengan baik.

Ia pun menyinggung soal galang dana yang terpaksa dilakukan.

"Masing-masing punya pendapat masing-masing.”

“Cuman kan tiap orang punya alasannya. Kalau ada yang bilang waktu itu ada cara selain buka donasi pasti kami lakukan dan percayalah itu sudah kami lakukan," ujarnya.

Menurut Aji Yusman, sebelumnya ia sudah menjual harta benda dan asetnya. Ia juga sudah meminta tolong ke relasi-relasinya sebelum akhirnya membuka donasi.

"Dan open donasi itu ke sesama teman awalnya lalu teman itu menyarankan untuk menurunkan rasa malu untuk open donasi terbuka," bebernya.

Masih dalam acara yang sama, Aji Yusman kini juga mulai terpikir untuk membuat asuransi atau BPJS.

Sebelumnya, Aji tak mau menggunakan asuransi saat anak dan istrinya sakit, karena pernah memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan.

Kemarin Dikasihani, Kini Aji Yusman Ramai Dicibir Dibilang Menjual Kesedihan Tapi Malas Kerja
Kemarin Dikasihani, Kini Aji Yusman Ramai Dicibir Dibilang Menjual Kesedihan Tapi Malas Kerja (YouTube Melaney Ricardo)

Namun kini, lelaki 34 tahun itu mulai berubah pikiran.

Bukan demi dirinya, keputusannya untuk mulai membuat asuransi untuk kebaikan istri dan anaknya kelak.

“Aku pribadi tidak mau menggunakan fasilitas asuransi, tapi jika kemudian hari istri dan anakku akan lebih nyaman menggunakan itu (asuransi atau BPJS) aku akan lakukan," kata Aji Yusman.

Aji Yusman sadar tak bisa keras kepala memegang prinsipnya. Apalagi ternyata asuransi pendidikan amat penting untuk masa depan anak-anaknya.

“Aku memang sangat menghindari kalau asuransi kesehatan, pendidikan itu kelemahanku aku nggak pernah berpikir itu (asuransi pendidikan) dibutuhkan," jelasnya.

Aji Yusman juga sadar warganet pro kontra dengan keputusannya tak mau memiliki asuransi. Namun, diakuinya lebih banyak yang mendoakan dibanding komentar jahat.

"Alhmdulillah banyak yang mendoakan dibanding yang sebaliknya," tuturnya.

Sebelumnya, Aji Yusman juga menyebut selain pengalaman buruk soal asuransi kesehatan mendiang ibunya, dia juga tidak tertarik menggunakan asuransi atau BPJS karena percaya bahwa mati, hidup dan sakit itu berasal dari Tuhan.

Sebagai informasi, nama Aji Yusman sempat melambung di dunia entertainment pada 2003. Hal itu berkat kesuksesan sinetron yang dibintangi, Inikah Rasanya.

Kesuksesan itu diikuti dengan pundi-pundi uang yang dihasilkannya Aji Yusman. Mobil hingga rumah pun mampu dibeli.

Namun sayangnya, pada tahun 2010 silam, ibunya terkena stroke dan pecah pembuluh darah, Aji pun harus merawat sang ibu selama 10 bulan di rumah sakit.

Lalu, tak berselang lama setelah itu ayah Aji Yusman juga jatuh sakit, hingga keuangannya semakin menipis.

Cobaan lainnya datang ketika anak ketiganya sakit, bisnisnya juga meredup karena adanya pandemi.

Hingga akhirnya, puncak masalah dalam hidup Aji Yusman ketika istrinya sedang hamil anak keempat.

Anak mereka meninggal dunia dalam kandungan, sebab tak ada biaya untuk melakukan operasi. Aji Yusman pun terpaksa harus melakukan open donasi karena tak lagi memiliki uang sama sekali.

(cr18/tribun- medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved