Wali Kota Medan Akui tak Mudah Dapatkan Predikat Kota Terbersih

Bobby Nasution mengaku akan terus memperbaiki sistem TPA  di Kota Medan khususnya di TPA Terjun  Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan.

Tribun Medan/Anisa Rahmadani
WALI Kota Medan Bobby Nasution saat meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Rabu (8/2). Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakui tak mudah untuk mendapatkan predikat kota terbersih di Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakui tak mudah untuk mendapatkan predikat kota terbersih di Indonesia. Dikatakan Bobby, satu diantara  penilaian terbesar  dalam predikat kota terbersih dilihat dari  Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Meski tak mudah, Bobby Nasution mengaku terus memperbaiki sistem TPA  di Kota Medan khususnya di TPA Terjun  Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan.

"Ini selalu saya sampaikan, penilaian terbesar dalam predikat  kota terbersih itu, kalau salah mohon koreksi. Tapi  setahu saya penilaian terbesar itu dari TPA," ucapnya kepada Tribun Medan, Rabu (8/2/2023).

Untuk tahapan perbaikan TPA Terjun, Bobby mengatakan Kota Medan baru memulainya di tahun 2022 lalu. "Sehingga secara rasional saja ini baru selesai bulan Maret nanti," jelasnya.

Disinggung mengenai target untuk mendapatkan predikat  Kota Medan Terbersih, Bobby menyatakan akan terus mengupayakan. "TPA kita hari ini masih masuk pendamping proses sanitary landfill dan satu bulan lagi baru selesai atau selambat-lambatnya akhir Maret,” terangnya.

Untuk itu kata Bobby, mengenai target, pihaknya ingin menghilangkan kata-kata dari masyarakat mengenai "Kota Medan sebagai Kota terjorok di Indonesia".

Baca juga: Duta Besar Belanda Tinjau TPA Terjun, Bakal Jalin Kerja Sama dengan Pemko Medan Kelola Sampah

"Kalau target kita terus berusaha memperbaiki mulai dari sistem pengangkutan sampai ke TPA. Minimal jangan ada yang bilang lagi Medan kota terjorok tapi kalau kementerian  yang bilang tak apa-apa karena kementerian sudah memiliki data yang pasti," jelasnya

Sebab perkataan Medan Kota Terjorok, kata Bobby menyebabkan banyak pihak yang dirugikan. "Kata-kata Medan kota terjorok itu bisa melukai hati masyarakat, pemerintah baik kota atau pun provinsi  Sumut," katanya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved