Gerakan Nasional Indonesia Kompeten Masuki Usia Tahun ke-5
Februari 2023 ini GNIK masuki usia ke-5, usia dimana bila diasosiasikan bak seorang anak, serasa masih imut-imut dan mungkin baru duduk di TK.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) merupakan Platform terbuka dan Februari 2023 ini telah memasuki usia tahun ke lima, usia dimana bila diasosiasikan bak seorang anak, serasa masih imut-imut dan mungkin baru duduk di Taman Kanak-kanak.
Namun Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) telah banyak menorehkan legacy di Indonesia terutama di dunia profesi HR dan Pendidikan serta di kajian disrupsi digital yang melanda banyak perusahaan di Indonesia. Hampir kebanyakan orang tidak menyangka GNIK akan berkembang secepat ini dalam waktu yang sangat singkat telah melakulan banyak inisiatif. Ungkapan ini menjadi cukup wajar bila kita membandingkan dengan organisasi lain yang umurnya jauh lebih panjang namun mengalami pasang surut dalam perkembangannya, baik organisasi di dunia profesi maupun perkumpulan lainnya.
GNIK terus berupaya Mendukung Peningkatan Kompetensi Berskala Nasional dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder (Pemerintah, Perguruan Tinggi, Asosiasi Profesi, BNSP, ILO, dll) berupa; Pelatihan, Sertifikasi Profesi, Pendidikan; Study Independent Bersertifikat (SIB), FGD dan masih banyak kegiatan lainnya terkait dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia dan mendorong Daya Saing Nasional serta Mendukung Pemerintah dalam Implementasi Program Manajemen Talenta Nasional.
Berkat dukungan dari semua pihak, GNIK terus berkembang mengepakkan sayapnya untuk kebaikan SDM Indonesia Unggul. Fakta di atas juga membuktikan kepada kita bahwa usia organisasi tidak menentukan besar kecilnya impact yang diciptakannya. Usia boleh lama namun hal itu sekaligus menjadi kelemahannya karena dengan usia yang tua malah menjadi lengah sehingga tidak terasa tergerogoti gagasan-gagasan besarnya sehingga menjadi melemah dan semakin tidak jelas mau kemana.
Rupert Murdoch mengatakan bahwa kini saatnya bukan yang besar mengalahkan yang kecil namun yang cepat akan meninggalkan yang lambat.
Sebagai pejuang kompetensi, kami Pengurus GNIK Sumatera Utara ungkap Dr.Elvie Maria, M.M. selaku Direktur Area GNIK Sumatera Utara yang didampingi Ketua Bidang Kerjasama Kelembagaan Roni Simamora ST.MCs dan Ketua Bidang Event Faskah M.Harianto, S.Psi,M.Psi, akan terus berupaya membangun komunikasi, kerjasama dan kolaborasi dengan semua pihak untuk memberikan kontribusi besar bagi kemajuan SDM di Sumatera Utara dengan membagikan Ilmu dan Pengetahuan untuk mempersiapkan SDM yang Kompeten, karena mengkompetenkan orang lain di seluruh pelosok wilayah Indonesia, adalah panggilan hati, imbuh Dr.Elvie Maria, M.M.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/fsdsdgafggfafhasfjadg.jpg)