Mudik Gratis

Lepas Peserta Mudik Gratis Bermartabat, Gubernur Edy Rahmayadi: Kok Orangnya Sedikit?

Edy Rahmayadi merasa heran saat melepas peserta mudik gratis. Ia merasa jumlah peserta yang ikut sangat sedikit

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi melepas peserta Mudik Gratis Bermartabat yang diadakan oleh Dinas Perhubungan Sumut di depan kantor gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (19/4/2023). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi melepas peserta Mudik Gratis Bermartabat yang diadakan oleh Dinas Perhubungan Sumut di depan kantor gubernur, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (19/4/2023).

Saat akan memberikan sambutan, Edy sempat menanyakan mengapa peserta mudik gratis tersebut sangat sedikit.

"Kok orangnya sedikit?" ujar Edy.

Mendengar pertanyaan tersebut, Dinas Perhubungan Sumut menyebutkan sebagian peserta sudah berada di dalam bus.

Baca juga: Dua Oknum TNI AD Pasok 75 Kg Sabu dan 40.000 Ekstasi, Dua Warga Spil Dituntut Hukuman Mati

"Sudah di dalam bus? Kayak mandi sauna lah orang itu. AC hidup biar habis bensin sekalian," kata mantan Pangkostrad tersebut.

Berdasarkan data dari Dishub Sumut, ada 3500 peserta dengan total 94 bus yang diberangkatkan dalam program mudik gratis bermartabat.

"Pesertanya ada 3.500 dengan 94 bus. Ini tujuannya pertama untuk mempermudah, kedua memang kondisi keuangan ekonomi rakyat kita pastinya kurang. Untuk itu kita support," ungkap Edy Rahmayadi.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Terpanggang di Medan Amplas, Warga: Mereka Terjebak di Lantai Dua

Dikatakannya, ini merupakan budaya masyarakat Sumatra Utara untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

"Ini adalah kegiatan budaya kita rakyat Sumut khususnya setiap tahunnya itu dia bersilaturahmi keluarga, tetapi sudah dua tahun tak dilakukan karena Covid. Nah sekarang inilah hari pertama mereka bersilaturahmi," katanya.

Pantauan tribun-medan.com, banyak bus yang dilepas oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan unsur forkopimda yang kosong dan hanya diisi oleh beberapa penumpang.

Baca juga: Penumpang Batik Air Ngamuk, Barang Hilang Tapi Laporannya Tidak Diproses Petugas

Gubernur Edy juga sempat menanyakan mengapa isi bus-bus tersebut hampir keseluruhannya kosong.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus mengatakan banyaknya bus yang kosong karena adanya perbedaan jadwal antar penumpang dan tujuan masing-masing.

"Ini karena perbedaan jadwal, pagi ini kan hanya seremonial kita saja. Selebihnya ada permintaan penumpang untuk berangkat di jam yang berbeda," ucap Agustinus.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved