TRIBUN WIKI
Perpustakaan Daerah Dairi di Bernama Raja Naga Jambe, Ternyata Ini Filosofi dan Maknanya
Perpustakaan yang berlantai tiga itu dinamakan Raja Naga Jambe dengan memakan anggaran sebanyak Rp 10 Miliar.
Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Pemerintah Kabupaten Dairi baru saja meresmikan Perpustakaan Daerah di Taman Rekreasi Jalan Olahraga Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Kamis (4/5/2023).
Perpustakaan yang berlantai tiga itu dinamakan Raja Naga Jambe dengan memakan anggaran sebanyak Rp 10 Miliar.
Lalu, apa makna dari nama Raja Naga Jambe?
Menurut tokoh Adat, Raja Ardin Ujung, Raja Naga Jambe merupakan nenek moyang dari para marga yang ada di Kabupaten Dairi.
"Naga Jambe yang memungkah Suak Kepas . Keturunan dia lah yang sekarang pemilik hak ulayat yang ada di Kabupaten Dairi," ujar Raja Ardin.
Adapun anak dari Naga Jambe berjumlah 7 orang, dimana nama dari ke tujuh anaknya akan menjadi marga yang ada di Kabupaten Dairi.
"Anaknya ada tujuh. Angkat, Bintang, Capah, Kudadiri, Gajah Manik, Sinamo , Berampu Beruh. Itulah sekarang di Kabupaten Dairi ini pemilik Suak Kepas , pemilik adat tanah, " Ungkapnya.
Mengingat Kota Sidikalang merupakan tanah dari Marga Ujung, maka pihak dari Marga Ujung kemudian memberikan nama dari Perpustakaan tersebut sebagai Raja Naga Jambe.
"Supaya mengangkat nama dari empung kami Naga Jambe, maka di nobatkan lah nama dia menjadi nama satu gedung di sini," tutupnya.
(Cr7/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Lokasi-Perpustakaan-Daerah-Dairi-yang-beri-nama-Raja-Naga-Jambe.jpg)