TRIBUN WIKI

Cerita Eko Rore, Belajar dan Bangun Kepercayaan Diri Lewat Dunia MC

Sejak kuliah, Eko memang sudah menyukai dunia public speaking, namun tak menyangka bisa kecantol di dunia MC.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Eko Rore, Belajar Percaya Diri dan Jaga Penampilan Lewat Dunia MC 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Terjun di dunia master of ceremony (MC) memang baru dilakoni Eko Rore.

Namun dari MC, Eko sapaan akrabnya belajar bagaimana bisa tampil percaya diri terutama di depan umum.

Rasa tak percaya diri sempat menghampiri Eko ketika awal mula dipercaya sebagai MC di sebuah acara.

"Ngemc itukan kita harus selalu tampil fresh, tampil maksimal karena keberlangsungan atau kesuksesan sebuah acara itu biasanya di tangan MC, jadi benar-benar harus profesional, belum lagi harus ngomong di depan banyak orang," ujar Eko.

Namun, karena memang panggilan hatinya, Eko mulai belajar percaya diri.

“Awal ngemc tahun 2012, saat itu ngemc ikut sama EO. Bayarannya per even Rp 200ribu dan saat itu memang benar-benar masih amatir sekali, masih banyak salah masih sering salah-salah ngomongnya,” terang pria berusia 30 tahun ini kepada Tribun Medan, Rabu (10/5/2023).

Walau awalnya mendapatkan bayaran yang tak seberapa, namun Eko selalu semangat melakukannya.

“Dulu memang masih kecil kali bayarannyaa, tapi yang jadi motivasi adalah ingin belajar dan menggali potensi. Makanya saat itu benar-benar gak kepikiran bayaran,” tutur Owner Wedding Organizer Dari Hati ini.

Sejak kuliah, Eko memang sudah menyukai dunia public speaking, namun tak menyangka bisa kecantol di dunia MC.

“Awalnya sukanya public speaking kayak jadi penyiar radio atau host di televisi, tapi ternyata jalannya jadi MC,” ungkap anak pertama dari 3 bersaudara ini.

Jatuh bangun juga sempat dirasakan Eko saat awal-awal memulai menggeluti dunia MC.

Selain bayaran yang sangat kecil, Eko juga harus merelakan waktunya karena terkadang ada jadwal even yang tidak sesuai dengan rencana semula.

"Banyak memang suka duka di dunia MC ini, seperti terkadang kita harus nunggu waktu tampil berjam-jam, mau tidak mau kita harus ikuti rundown," ungkapnya.

Belum lagi ketika ada even yang diadakan di luar ruangan, risiko kepanasan dan kehujanan pasti akan dihadapi.

"Tapi semua itu menyenangkan, karena saya ikhlas menjalankannya. Saya memang benar-benar menyukai dunia ini," tuturnya.

Saat ini, Eko sudah mengisi acara di berbagai kegiatan mulai dari kegiatan yang diadakan pemerintah, BUMN, dan juga perusahaan-perusahaan.

"Alhamdulilah, sudah mulai banyak yang mempercayakan acaranya kepada saya dan hal tersebut membuat saya semakin belajar lagi," katanya.

Dirikan Wedding Organizer

Eko Rore juga membuka wedding organizer
Eko Rore juga membuka wedding organizer (HO)

Melihat peluang bisnis yang menjanjikan, Eko Rore akhirnya memberanikan diri membuka sendiri bisnis Wedding Organizer (WO).

Diberinama Dari Hati, bersama teman-temannya Eko Rore mulai fokus menjalankan bisnis WO tersebut.

Sama halnya dengan bisnis WO pada umumnya, Ekopun menawarkan paket-paket untuk berbagai acara terutama acara pernikahan.

"Wedding Organizer dirintis pada tahun 2018, saat itu memang saya melihat peluangnya cukup besar dan ternyata memang benar," ungkapnya.

Eko juga melihat potensi industri weeding semakin menggeliat, dan kebuuthan masyarakat untuk jasa wedding juga cukup tinggi saat ini.

Berprofesi Sebagai Jurnalis

Eko Rore geluti dunia jurnalistik
Eko Rore geluti dunia jurnalistik (HO)

Tak hanya sebagai MC, Eko Rore saat ini juga berprofesi sebagai jurnalis di salah satu media online yang ada di Medan.

Hal tersebut dilakukan karena memang sejak dulu, sebelum mengenal dunia MC ia sudah menyukai dunia jurnalistik.

"Suka jurnalistik memang sudah lama sekali, makanya dulu waktu kuliah sengaja ambil Komunikasi dengan konsentrasi ilmu jurnalistik," ungkap Eko.

Sama seperti MC, di jurnalistik Eko juga mendapatkan cukup banyak pengalaman yang nempahnya menjadi pribadi yang lebih percaya diri.

Eko sejak dulu juga sudah rutin mengikuti berbagai perlombaan untuk mengasah kemampuannya baik di dunia jurnalistik maupun MC.

Hal tersebut terbukti dari beberapa prestasi yang sempat diraihnya seperti juara 2 live report antar mahasiswa di dies natalis kampus, speaker seminar mahasiswa komunikasi, juara 2 konten creator video Tambang Emas Martabe, speaker kuliah umum tentang public speaking dan beberapa prestasi lainya.

(cr26/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved