Breaking News

Berita Sumut

Diseminasi Program Revitalisasi Bahasa Daerah, Djohar Arifin: Jangan Sampai Punah

Turut hadir anggota Komisi X DPR RI Prof Dr Ir H Djohar Arifin Husin, serta pegiat budaya, mahasiswa dan guru sekolah se-Kabupaten Langkat.

Diseminasi Program Revitalisasi Bahasa Daerah, Djohar Arifin: Jangan Sampai Punah

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara gelar kegiatan diseminasi program revitalisasi bahasa daerah di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah (STAI-JM), Tanjung Pura, Langkat, Sabtu (13/5/2023).

Dalam kegiatan ini, turut hadir Anggota Komisi X DPR RI Prof Dr Ir H Djohar Arifin Husin, serta pegiat budaya, mahasiswa dan guru sekolah se-Kabupaten Langkat.

Djohar meminta agar kegiatan serupa terus dilakukan. Agar bahasa-bahasa daerah di Provinsi Sumatera Utara, jangan sampai punah.

Bahkan menurut Djohar, sedikitnya ada 700 lebih bahasa daerah di Indonesia yang harus dijada dengan baik.

"Kita tidak ingin bahasa-bahasa daerah yang cukup banyak ini punah. Oleh karena itu lah, kegiatan seperti hari ini harus kita sokong dengan sebaik-baiknya. Saya ikut hadir di sini, untuk menyelamatkan bahasa daerah kita," ujar Djohar yang juga pernah menjabat sebagai mantan ketua umum PSSI.

Lanjut Djohar, mengucapkan terimakasih kepada Balai Bahasa Sumatera Utara yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia akan terus memberikan dukungan, agar bahasa daerah tetap dipertahankan dan dilestarikan.

Secara khusus, Djohar menambahkan kegiatan ini membahas tentang upaya mempertahankan bahasa Melayu Langkat agar tetap kokoh.

Menurutnya, jika tidak dipertahankan, maka dikhawatirkan bahasa-bahasa daerah akan hilang pada generasi selanjutnya.

"Kita harus bangga dengan bahasa daerah masing-masing. Apa pun sukunya, jika dia masuk ke suatu daerah, tidak lain menggunakan bahasa daerah tersebut. Kegiatan ini perlu didukung dan dipertahankan dan anggarannya perlu ditambah, agar kegiatan seperti ini lebih dinikmati masyarakat," ujar Djohar Arifin.

Sedangkan itu, Arie Armanda salahsatu peserta, merasa cukup senang dengan adanya kegiatan tersebut yang digagas Balai Bahasa Sumatera Utara tersebut.

“Hari ini, Langkat sebagai Kabupaten yang sarat akan budaya dan pendidikan. Tentu menjadi perhatian khusus kepada bahasa daerah dan kebudayaan yang harus pula ditingkatkan. Jangan sampai generasi muda Langkat lupa akan narasi kebudayaan di daerahnya," tutup Arie.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved