Jemaah Haji
Jemaah Haji Asal Simalungun Dimutasi ke Yogyakarta, Waiting List Ada 3.376 Orang
Sejumlah jemaah haji asal Kabupaten Simalungun ada yang dimutasi ke berbagai daerah di Indonesia
Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Sejumlah jemaah haji asal Kabupaten Simalungun ada yang dimutasi ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Kakan Kemenag Kabupaten Simalungun, H Ahmad Sofian, yang juga Kepala Staf Penyelenggara Haji, kloter pertama jemaah haji Sumatera Utara berangkat ke Madinah pada 24 Mei 2023 lalu.
"Untuk jemaah haji Kabupaten Simalungun akan berangkat pada kloter 14, bergabung dengan jemaah haji Kota Tebingtinggi, Kabupaten Langkat dan Kota Medan," kata Ahmad, Kamis (1/6/2023).
Baca juga: MOMEN Jemaah Haji Kloter 9 Asal Kabupaten Labuhanbatu Gunakan Kereta Api Menuju Embarkasi Medan
Ahmad mengatakan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Simalungun tahun ini berjumlah 203 orang.
Adapun rinciannya jemaah haji pria 87 orang, dan wanita 116 orang.
Untuk jemaah haji tertua pria adalah Joharuddin Nainggolan (90) asal Kecamatan Tapian Dolok.
Sementara jemaah haji pria termuda yakni Fajar Desti Natama Nongah Sinaga (20) asal Kecamatan Dolok Batu Naggar.
Baca juga: Gagal Berangkat Karna Visa Belum Terbit, Abdul Jemaah Haji Asal Pematang Siantar Pasrah
Untuk jemaah haji wanita tertua Jumini (84) asal Kecamatan Bandar Masilam dan termuda Zarina Chairunnisa (20) asal Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
"Jemah haji Simalungun yang mutasi ke Medan sebanyak 4 orang, ke Yogyakarta 2 orang, ke Siantar 6 orang, ke Labuhanbatu 1 orang, dan ke Mandailing Natal 1 orang," ucap Ahmad.
Dalam kesempatan itu, Ahmad mengatakan jumlah waiting list untuk tingkat Provinsi Sumut sebanyak 156.144 jemaah, dan untuk Kabupaten Simalungun 3.376 jemaah haji.
"Jika mendaftar hari ini akan menunggu sampai 20 tahun," jelas Ahmad.
Baca juga: 8 Calon Jemaah Haji dari Toba Bakal Berangkat ke Tanah Suci
Bagi Uang Saku
Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga beserta jajarannya membagikan uang saku pada jemaah haji.
Pembagian uang saku bersamaan dengan proses tepung tawar di halaman Masjid Asy Syuhada, Jalan Asahan Kecamatan Siantar, Simalungun.
Tidak hanya itu, para jemaah haji juga mendapat cendramata berupa mukena dan kain ihkrom.
"Semoga sehat sampai ke tujuan, dan juga sehat saat kembali ke Tanah Air. Doakan Tanoh Habonaron Do Bona dan masyarakatnya termasuk Pemerintah Kabupaten Simalungun," kata Radiapoh.
Ia berharap, semua jemaah haji menjadi haji dan hajah mabrur.(alj/tribun-medan.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.